Mahasiswa KKN Undip Sulap Limbah Bambu Jadi Produk Lampion


REMBANG - Telah terlaksana program multidisiplin yang telah menjadi program unggulan dari mahasiswa Tim II KKN UNDIP 2019 yang bertempat di Balai Desa Pacing pada pukul 19.00 WIB dan dihadiri oleh peserta yang berasal dari beberapa komunitas pemuda desa seperti Karang Taruna Desa, FAD (Forum anak desa), dan KPAD (Kelompok Perlindungan Anak Desa)

Program multidisiplin yang dibuat oleh kami bertemakan “Pemanfaatan Limbah Bambu menjadi Lampion Bambu Emergency dengan Rangkaian Joule Thief” (31/7/2019).

Banyaknya limbah bambu yang tidak dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Pacing mendorong kami untuk membuat barang teknologi tepat guna berupa lampion. Di samping itu, Desa Pacing masih kurang adanya penerangan jalan umum (PJU) di malam hari. Rangkaian listrik yang digunakan merupakan rangkaian lampu hemat energi.




Manfaat dari lampion tersebut selain memanfaatkan limbah juga dapat digunakan untuk penerangan seperti lampu emergency disaat mati lampu dan kegiatan bertani pada malam hari. Selain untuk kebutuhan pribadi, lampion ini juga dapat menjadi produk UMKM dengan biaya produksi rendah serta mampu meningkatkan keunggulan dari Desa Pacing.

Penyampaian program unggulan kami dibawakan secara menarik oleh pemateri yang berisi materi dasar dan diskusi serta praktik langsung yang dapat memicu masyarakat desa untuk ikut dalam membuat rangkaian listrik dan kerangka lampion dari bambu tersebut.


Harapan kami, hasil dari program ini dapat benar-benar direalisasikan oleh masyarakat agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pemanfaatan limbah yang ada serta menjadi solusi untuk kurangnya penerangan di Desa Pacing.