Atasi Perubahan Suhu, Mahasiswa Undip Ciptakan Automatic Water Heater


SEMARANG - Budidaya perairan merupakan kegiatan mengolah, memanfaatkan dan memproduksi yang dilakukan pada biota perairan atau ikan secara umum dalam wadah atau kondisi yang terkontrol. Kegiatan budidaya memiliki dua tujuan, antara lain untuk menunjang ekonomi dalam memenuhi kebutuhan pribadi dan mendukung ketersediaan biota perairan di alam. Salah satu faktor yang mendukung kemajuan kegiatan budidaya yaitu industri akuakultur.

Suhu merupakan salah satu variabel penting untuk organisme akuatik. Suhu pada perairan dipengaruhi oleh intensitas cahaya, cuaca, iklim dan lain – lain. Suhu rendah menyebabkan penurunan metabolisme yang akan berpengaruh terhadap pertumbuhan benih ikan. Menurut Emaliana et al. (2016), bahwa semakin dingin, maka nafsu makan dan pertumbuhannya justru melambat. Hal ini menyebabkan penurunan kualitas benih ikan sehingga dibutuhkan water heater untuk mengatasi hal tersebut.


Water heater yang sudah beredar saat ini dinilai kurang efektif, kurang efisien dan tidak meratanya distribusi pemanasan dikarenakan konsep teknologi pemanasan air dengan logam sebagai heating element menyebabkan pemanasan hanya terjadi di sekitar permukaan logam.

Berdasarkan permasalahan tersebut, melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), tim peneliti Universitas Diponegoro (Undip) yang terdiri dari Nurul Aulia Syafitri (Akuakultur 2016), Widya Dwi Wijayanti (Akuakultur 2016), dan Agus Danangjoyo (Teknik Mesin 2016) di bawah bimbingan Alfabetian Harjuno Condro Haditomo, S.Pi, M.Si. menciptakan AWARE (Automatic Water Heater) : Pemanas Konveksi Berbasis Microcontroller yang mampu meningkatkan angka produksi ikan melalui stabilitasi suhu air kolam secara otomatis dengan menggunakan metode forced convection heat transfer sebagai solusi terhadap rendahnya nilai kelulushidupan benih ikan akibat suhu yang berpengaruh terhadap nilai kualitas dan kuantitas produksi ikan.

Perubahan suhu air yang sering terjadi secara drastis akan memengaruhi variabel kualitas air lainnya dan menyebabkan ikan stress dan berkaibat terhadap penuruna kekebalan tubuh ikan sehingga menyebabkan lebih mudah terserang penyakit hingga kematian. AWARE sebagai solusi atas rendahnya nilai kelulushidupan benih ikan akibat suhu yang berpengaruh terhadap nilai kualitas dan kuantitas produksi ikan.