Olah Limbah Kulit Pisang, Cara Kreatif Tim KKN Undip Berdayakan Masyarakat


GROBOGAN - Bertepatan dengan hari ke-30 KKN Undip, mahasiswa KKN Tim 1 Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan menyelenggarakan program multidisiplin berjudul “Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Nilai Ekonomi Limbah Kulit Pisang di Desa Tambirejo” (5/2/2019).

Program multidisiplin tersebut diselenggarakan pada kegiatan PKK Dusun Sendangsari. Acara bertempat di rumah sekertaris desa dan berlangsung pada 14.30 hingga 16.45 WIB. Jumlah peserta yang hadir mencapai 45 orang. Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekertaris Desa Bapak Sarah, Ketua Gapoktan, Kepala Dusun Sendangsari, Kepala Dusun Sanggeh, dan Dosen Pembimbing Lapangan Ibu Dr. Ir. Wiludjeng Roessali, M.Si.

Program multidisiplin tersebut menggabungkan kompetensi mahasiswa yang berasal dari tiga fakultas yaitu : Fakultas Sains dan Matematika (FSM), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), dan Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP). Adapun nama-nama yang terlibat adalah Lamik Nabil M (FSM), Nadya Ulfa (FSM), M Kusen (FSM), Narizqa Luthfiana (FSM), Elsa C Hutajulu (FKM), Miftakhul Nur F (FKM), Emawati Fatima (FKM), Eka Ari H (FPP), dan M Satria Mahendra (FPP).

Semua mahasiswa berkolaborasi dalam mengolah limbah kulit pisang menjadi produk pangan (kopi dan nugget) dan produk kecantikan (masker wajah).

Pemilihan pengolahan limbah kulit pisang dilakukan bukan tanpa alasan. Desa Tambirejo merupakan desa yang potensi UMKM makanan, salah satu yang paling banyak adalah sale pisang. UMKM sale pisang terkonsentrasi di Dusun Sendangsari. Jumlahnya ada 26 usaha.

Setelah dilakukan survei pada minggu pertama KKN, diketahui bahwa limbah yang dihasilkan terutama limbah kulit pisang, hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Padahal kulit pisang ternyata mengandung nilai gizi yang bermanfaat bagi manusia juga.


Limbah kulit pisang yang diolah menjadi produk peruntukan manusia tentunya akan meningkatkan nilai ekonomi sekaligus nilai tambah produk. Oleh karena itu, Tim KKN 1 Desa Tambirejo berfokus untuk memberdayakan masyarakat dalam mengolah limbah kulit pisang.

Dalam acara tersebut dipaparkan beberapa materi : 1) Latar belakang pemilihan kulit pisang sebagai program multidisiplin, 2) Kandungan nilai gizi kulit pisang, 3) Manfaat kulit pisang, 4) Tutorial membuat kopi, nugget, dan masker kulit pisang, dan 5) Presentasi hasil olahan.


Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kemudian ditutup oleh pengisian kuesioner untuk menilai respon peserta tentang produk yang dihasilkan. Untuk memudahkan pemahaman materi, peserta diberikan booklet dan tutorial disajikan dalam bentuk video.