11 Warna Bendera

Representasi dari 11 fakultas di Undip

Patung Diponegoro (Pangeran Diponegoro)

Icon-nya Kampus Universitas Diponegoro

Tugu Bundaran Kampus Undip Tembalang

Pintu gerbang utama masuk kampus Undip Tembalang

Ruang Terbuka Hijau Kampus Undip

Menuju Kampus Undip yang Asri dan Sejuk untuk Aktivitas Mahasiswa dan Masyarakat Sekitar

Gedung Prof. Soedarto S.H

Pusat Kegiatan Seminar, Workshop, Seni, Verifikasi-Registrasi, dll

Gedung ICT Centre dan Laboratorium Terpadu

Pusat Informasi Dalam dan Luar Negeri, IT, dan Laboratorium Penelitian

Masjid Kampus (Maskam) Undip

Pusat Kegiatan Islam Mahasiswa (Kajian, Wisata Ruhani, Wisata Ilmu, Mentoring, TPQ, Muslimah Training, dll)

Rusunawa Undip

Fasilitas Tempat Tinggal yang disediakan Pihak Kampus Bagi Mahasiswa

SPBU Undip Tembalang

Stasiun Pengisian Bahan Bakar yang Terintegrasi di Dalam Area Kampus. Satu-satunya di Jawa Tengah

Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND)

Rumah Sakit Universitas Milik Undip Berstandar Nasional. Satu-satunya di Jawa Tengah

'Futsal Indoor Stadium' Undip

Stadion Futsal Kampus Undip Berkelas Internasional. Satu-satunya di Jawa Tengah

Bendungan Waduk Undip

Mega Proyek Pembangunan Waduk Kampus Undip. Satu-satunya di Jawa Tengah

Waduk Undip (Waduk Pendidikan Diponegoro)

Area Konservasi, Wisata Pendidikan dan Penelitian Mahasiswa, Pembangkit Listrik, dll. Satu-satunya di Jawa Tengah

Stadion Sepakbola Undip

Pusat Kegiatan Olahraga Sepakbola di Kompleks Gelora Undip Tembalang, Semarang

Upacara PMB di Stadion Undip

Lebih Dari 50 Ribu Mahasiswa Menimba Ilmu di Kampus Undip

Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru di Stadion Sepakbola Undip

Menerima rata-rata 10 Ribu Mahasiswa Baru Tiap Tahun

Widya Puraya

Salah Satu jantung Kampus Undip Tembalang (UPT Perpustakaan, LP2MP, Posko KKN, Lapangan Upacara, dll)

Dekan FEB Undip Jadi Panelis Debat Final Pilpres 2019


JAKARTA – Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. menjadi panelis dalam Debat ke-5 atau Debat Final Capres-Cawapres Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Sabtu (13/4/2019).

Debat Final Pilpres ini mengambil tema “Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi, serta Perdagangan dan Industri”.

Dalam debat pamungkas yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta tersebut, Dekan FEB Undip Suharnomo tampak mengenakan baju batik coklat bermotif dan ID Card KPU.


Ini merupakan ketiga kalinya akademisi Undip menjadi panelis dalam rangkaian Debat Pilpres 2019.

Sebelumnya, dua Guru Besar Undip yang pernah menjabat sebagai rektor, Prof. Sudharto dan Prof. Yos Johan Utama juga menjadi koordinator panelis di pesta demokrasi terbesar di Indonesia 5 tahunan ini. (KUC/foto via CNN Indonesia)

Jadwal dan Lokasi UTBK Undip 2019


Informasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Diponegoro (Undip) Tahun 2019
Jadwal UTBK pada tahun 2019 yang meliputi penyelenggaraan, kegiatan, dan pelaksanaan UTBK adalah sebagai berikut.
1.    Penyelenggaraan UTBK 2019:
1.    Pada hari Sabtu dan Minggu, sebanyak 10 kali.
2.    Setiap hari terdapat dua sesi tes, yaitu pagi dan siang sebanyak 20 sesi (kecuali hari libur nasional).
2.    Jadwal kegiatan UTBK 2019 :
1.    Pendaftaran UTBK :
1.    Gelombang 1 :
01 Maret – 24 Maret 2019
2.    Gelombang 2 :
25 Maret – 01 April 2019
2.    Pelaksanaan UTBK :
1.    Gelombang 1 :
13 April – 04 Mei 2019
Bagi peserta Tuna Netra waktu ujian yang tersedia hanya pada tanggal 04 Mei 2019 Pagi (07.30 – 11.45) pada ruang khusus.
2.    Gelombang 2 :
11 Mei – 26 Mei 2019
Bagi peserta Tuna Netra waktu ujian yang tersedia hanya pada tanggal 25 Mei 2019 Pagi (07.30 – 11.45) pada ruang khusus.
3.    Pengumuman Hasil UTBK :
paling lambat 10 hari setelah pelaksanaan UTBK.











Link Lokasi UTBK

Fak. Kedokteran

Fak. Kesehatan Masyarakat

Fak. Perikanan dan Ilmu Kelautan

Fak. Psikologi

Fak. Peternakan dan Pertanian

Fak. Ekonomika dan Bisnis

Fak. Sains dan Matematika

Gedung ICT Undip

Gedung Training Center II

Fak. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Fak. Teknik

Fak. Ilmu Budaya

Gedung Pasca Sarjana Pleburan

Gedung MKU Pleburan
https://goo.gl/maps/vDABCJE3quS2


*) Peserta UTBK dianjurkan datang lebih awal dari jadwal (sekitar setengah jam sebelumnya)

Informasi lebih lanjut, kunjungi laman utbk.undip.ac.id/

Silahkan share. Terima kasih.

Mahasiswi Undip Bersyahadat Masuk Islam


SEMARANG – Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Haurene, menyatakan memeluk Agama Islam.

Prosesi pengucapan kalimat syahadat sebagai tanda masuk Islam dilaksanakan di Masjid Kampus (Maskam) Undip Tembalang pada Jumat 12 April 2019 atau kurang dari sebulan jelang datangnya bulan suci Ramadhan 1440 H.


Dalam pengucapan kalimat syahadat, Haurene didampingi takmir masjid, pengurus masjid, serta disaksikan rekan-rekan sesama mahasiswa lainnya.


Usai bersyahadat, Haurene yang telah menjadi mualaf mendapat sambutan hangat dari rekan-rekan mahasiswa yang turut menyaksikan dan ucapan doa di media sosial. (foto via IG @maskamundip)

Ucapan Terima Kasih Kepada 73 Judul Publikasi KKN di KampusUndip.com


UCAPAN TERIMA KASIH

Kepada:

73 Judul Publikasi Kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tim 1 Universitas Diponegoro (Undip) Tahun 2019

Atas partisipasinya menjadikan KampusUndip.com sebagai media rujukan publikasi kegiatan KKN. Semoga bermanfaat dan mendapatkan hasil terbaik.

Hormat Kami,
Tim KAMPUSUNDIP.COM

Lagi, Rektor Undip Prof Yos Jadi Panelis Debat ke-3 Pilpres 2019


JAKARTA – Akademisi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang kembali berpartisipasi dalam debat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Adalah Rektor Undip terpilih periode 2019-2024 Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. yang terpilih menjadi panelis pada Debat Cawapres ke-3 Pilpres 2019 di Hotel Sunan, Jakarta (17/3/2019).

Tak hanya panelis, Prof. Yos juga sekaligus menjadi koordinator panelis pada debat dengan tema “Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Sosial Budaya” tersebut.





Dengan mengenakan baju batik biru putih, Prof. Yos berkesempatan menaiki panggung debat bersama Komisioner KPU dan Moderator untuk membuka kotak pertanyaan debat.

Terpilihnya Prof. Yos sebagai panelis ini menambah peran akademisi Undip dalam Pemilu 2019 setelah sebelumnya Prof. Sudharto juga ditunjuk sebagai panelis pada Debat Capres ke-2 Februari lalu. (KUC/Foto via TRANS7 OFFICIAL)






Tim KKN Undip Gelar Pelatihan Pembuatan Ovitrap dan Vertikultur


BATANG - Pada minggu ini dilakukannya konsultasi dengan perangkat desa guna memperlancar program mono yang akan dilaksanakan pada minggu ini, Tim KKN juga menyediakan bahan yang akan di sosialisasikan agar berjalan dengan lancar. Mono dari Tim KKN pada kali ini mengangkat tema terkait Ovitrap dan Verticultur.

Konsep Ovitrap dan Verticultur ini di pimpin oleh mahasiswi Tim KKN berasal dari Fakultas FSM Jurusan Biologi yang mempresentasikan konsep Ovitrap ini dengan menggunakan Air dan Gula jawa yang merupakan bahan utamanya. Ovitrap ini berguna sebagai perangkat nyamuk. Hal ini dilakukan karena banyaknya nyamuk dan menggunakan bahan yang lebih mudah digunakan agar mempermudah masyarakat melalui hal ini.

Konsep Verticulture juga dilaksanakan dengan konsep penanaman bibit menggunakan botol bekas yang sudah di susun agar perawatannya lebih mudah oleh masyarakat. Bibit dan pupuk ini bisa di dapatkan di toko bunga terdekat sehingga masyarakat bisa memulai menanam bibit ini. Verticultur tidak membutuhkan lahan yang banyak, maka dari itu di halaman rumah maupun belakang rumah bisa di lakukan penanaman Ovitrap ini.

Pada hari Rabu, Tim KKN mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Perangkat Desa yang mengundang masyarakat seluruh Desa Kedungmalang. Di desa Kedungmalang ini terdapat Ambulance yang di khususkan orang sakit saja. Ambulance ini didapatkan melalui anggaran desa.

Dilakukannya rapat seluruh masyarakat Kedungmalang ini guna menjelaskan sistematis yang tertera dalam Peraturan Desa terkait tarif menggunakan Ambulance ini dikarenakan dengan uang yang sifatnya sensitive. Meskipun Desa sudah menyediakan, tetapi masyarakat juga dilibatkan dalam operasional terkait penggunaan serta perawatan armada tersebut.


Kesepakatan didapatkan agar masyarakat satu sama lain tidak dirugikan dengan sudah adanya armada kesehatan tersebut. Perangkat Desa juga menyebutkan pembahasan perihal Sengketa Tanah Hak Milik yang di wajibkan para masyarakat kepala keluarga yang tanahnya belum Hak Milik segera menyusul.


Dengan dibantunya Badan Pertanahan, Perangkat Desa mengharapkan Masyarakat di Kedungmalang ini memiliki status tanah yang jelas yang nantinya sangat berfungsi pada masa Panjang maupun pendek.

Tim KKN Undip Gelar “Health Edu Park”, Sarana Pembentuk Generasi Cerdas


GROBOGAN  - Mirisnya fenomena yang terjadi di masyarakat dimana banyak anak-anak yang lebih tertarik untuk bermain handphone dibandingkan belajar dan bermain dengan teman-temannya di luar rumah serta anak-anak memiliki kesadaran yang rendah akan pentingnya hidup bersih dan sehat,  membuat para mahasiswa KKN Tim 1 Undip di Desa Pilangpayung dari berbagai lintas jurusan berinisiatif menciptakan sarana belajar yang menyenangkan dan menarik untuk anak-anak melalui kegiatan Health Edu Park yang dikemas sebagai sarana belajar dan bermain yang menyenangkan bagi anak-anak (03/02/19).

Kegiatan Health Edu Park ini dengan tema “Jadikan Generasi Pilangpayung yang Sehat dan Cerdas” merupakan program multidisiplin garapan Tim KKN Undip antara lain M. Dzulfikar Indzar (FSM), Ony Fifi Septiyani (FSM), Anggistina Wulansari (FSM), Listia Apriani (FKM), Dian Dwi Restiani (FKM), Rahma Khairina (FKM) dan Imam M. Verrell F (FPP).

Health Edu Park (HEP) adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Tim 1 Universitas Diponegoro Tahun 2019. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan selama 7 hari berturut-turut dari hari Senin tanggal 28 Januari hingga tanggal 3 Februari 2019 di Balai Desa Pilangpayung.

Kegiatan ini setiap harinya dimulai dari jam 15.30 dan berakhir pada pukul 17.15 WIB. Pada hari pertama pembukaan HEP, anak-anak mendengarkan dongeng dari salah satu mahasiswa KKN dan membaca buku di perpustakaan keliling yang telah diundang oleh tim KKN. Pada hari kedua anak-anak diajarkan tentang metode berhitung menggunakan batang napier.

Hari ketiga diiisi dengan materi pemilahan sampah dan cinta lingkungan. Pada hari berikutnya, anak-anak diajarkan membuat prakarya dari limbah organik dan anorganik, hari selanjutnya anak-anak dikenalkan dengan hewan ternak. Dan pada hari keenam, anak-anak diberi materi tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Selain diisi dengan berbagai materi, anak-anak juga diajak bermain permainan tradisional seperti gobag sodor, engklek, lompat tali, dan sebagainya.



Anak-anak dan orang tua menyambut antusias kegiatan ini, terbukti dengan jumlah kehadiran peserta yang meningkat dari 40 orang sampai 100 orang. Pada hari penutupan, sejumlah 50 anak datang dan meramaikan lomba mewarnai dan lomba cerdas cermat. Lomba mewarnai diikuti oleh anak-anak yang belum bersekolah, anak TK, kelas 1 dan kelas 2. Sedangkan Lomba Cerdas Cermat diikuti oleh anak-anak kelas 3, 4, 5, dan 6 SD.


Pada akhir sesi, diumumkan pemenang lomba cerdas cermat dari juara 1 sampai 3 dan juara lomba mewarnai dari 1 sampai .Anak-anak merasa senang dengan kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa KKN Undip. Mereka mendapatkan banyak manfaat dan motivasi untuk belajar lebih giat dari biasanya.

Mahasiswa KKN Undip Gelar Workshop Pembuatan Ecobrick


GEDONG - Sampah merupakan bahan sisa-sisa produksi yang sudah tidak digunakan lagi. Sampah terdiri dari sampah organik yaitu sampah yang masih dapat diuraikan dan sampah anorganik yaitu sampah yang tidak dapat di uraikan. Penyumbang terbesar dari sampah anorganik adalah sampah plastik. Masalah sampah plastik ini sangat krusial. Membahayakannya lagi sampah plastik yang sulit untuk terurai terbawa ke laut, sehingga membuat laut tercemar.

Bergerak dari permasalahan tersebut, tim 1 KKN Undip membuat program tentang workshop dan pelatihan pembuatan ecobrick kepada karang taruna Dusun Ngaglik, Desa Gedong yang dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 3 Februari 2019. Program diawali dengan pemberian workshop yang disampaikan oleh Ayu Lailatussyifa’ dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Pada workshop ini disampaikan bagaimana bahaya dari sampah plastik terutama mikroplastik jika sampai masuk di tubuh manusia, sehingga diberikan solusi berupa pembuatan ecobrick.

Pembuatan ecobrick adalah suatu alternatif dari pemanfaatan sampah-sampah plastik untuk selanjutnya dibuat sebuah kreasi, sehingga sampah plastik tidak hanya dibuang begitu saja tetapi dapat dimanfaatkan.

Cara pembuatannya juga sangat mudah yaitu dengan memasukkan sampah-sampah plastik yang kering dan bersih kedalam botol plastik dan memampatkannya sampai botol plastik benar-benar padat. Botol plastik yang sudah padat ini nanti dapat dikreasikan sesuai kenginan seperti dibuat kursi, pot bunga, meja, panggung dan yang lainnya.


Program workshop dan pelatihan ecobrick sukses mencuri perhatian para anggota karang taruna Dusun Ngaglik. Sehingga sebagai kelanjutan dari program ini maka dibentuk kelembagaan khusus untuk pembuatan ecobrick di Dusun Ngaglik. Kedepannya diharapkan masyarakat semakin sadar tentang permasalahan sampah dan ikut serta dalam upaya pengurangan sampah melalui pengembangan program ini. (Desi Permatasari)

Aquaponik Solusi Apik Manfaatkan Kolam Karya Mahasiswa KKN Undip


TENGARAN - Tim 1 KKN Undip Desa Tengaran, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Tengaran melakukan program pemanfaatan lahan perikanan di rumah warga sebagai media penanaman sayuran dengan metode aquaponik (8/2/2019). Latar belakang pelaksanaan program ini adalah karena kurang optimalnya pemanfaatan lahan perikanan di rumah warga desa.

Program ini dilaksanakan di kolam ikan salah satu warga Dusun Krajan yaitu kolam ikan milik Bapak Didik tepatnya warga RT 08, RW 03 Dusun Krajan, Desa Tengaran. Pengoptimalan pemanfaatan kolam melalui penanaman tamanan aquaponik dipilih karena sistem pembuatannya yang relatif sederhana tidak memerlukan banyak ruang, serta sayuran yang ditanam dapat digunakan sebagai sayuran konsumsi keluarga. Selain itu, sayuran yang dihasilkan melalui metode ini relatif lebih sehat karena minimnya penggunaan bahan kimia seperti pestisida.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat alat ini cukup sederhana dan murah. Pertama mempersiapkan terlebih dahulu media tanamnya yaitu rockwool bisa juga menggunakan sterofom. Kedua potong dadu dengan ukuran 2,5x2,5 cm, kemudian media tanam diberi lobang dan masukkan bibit pada lubang tersebut.

Selanjutnya beri diberi air hingga basah dan ditutup dibiarkan selama 3-5 hari agar tidak terkena sinar matahari. Benih – benih tersebut akan mulai tumbuh daun. Selanjutnya mempersiapkan peralatan-peralatan rak aquaponik menggunakan pipa pralon yang telah diukur sesuai dengan kebutuhan.







Pak Didik sebagai mitra, beliau mengapresiasi pelaksanaan program ini dan menyampaikan bahwa program tersebut sangat bermanfaat karena selain dapat memberikan pengetahuan mengenai metode tanam aquaponik, program tersebut juga memberikan penyadaran bahwa kolam keluarga dapat dimanfaatkan menjadi hal yang lebih bermanfaat.


Melalui program ini tim 1 KKN Undip berharap dapat menumbuhkan kesadaran warga Dusun Krajan terlebih masyarakat Desa Tengaran untuk dapat memanfaatkan kolam ikan keluarga dengan cara yang serupa atau dengan metode baru yang lebih kreatif. Sehingga, kolam ikan tidak sekedar menjadi hiasan rumah, namun juga memiliki manfaat yang lebih banyak bagi pemilik kolam.

Tim KKN Undip Luncurkan Rengitz, Produk Khas Desa Sumbermulyo


REMBANG – Hampir seluruh masyarakat Desa Sumbermulyo bekerja sebagai petani dan peternak sehingga ketika musim kemarau tiba, hal ini sangat berdampak pada kondisi perekonomian masyarakat. Mengingat, irigasi yang ada belum mampu untuk mengairi seluruh wilayah persawahan.

Berangkat dari kondisi tersebut, Tim I KKN Undip Tahun 2019 berupaya untuk mencari solusi sebagai alternatif pendapatan masyarakat ketika hasil pertanian tidak dapat maksimal melalui pembinaan UMKM.

Dari hasil survey yang telah dilaksanakan, ternyata mayoritas masyarakat Sumbermulyo sangat terbiasa untuk membuat rengginang. Melihat potensi tersebut, maka dirancanglah suatu program pembinaan UMKM Rengginang dengan berbagai macam varian rasa yang kemudian produk tersebut diberi merk “RENGITZ” (Rengginang Sumbermulyo Hitz).

Pembinaan UMKM Rengginang dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2019 bertempat di Balai Desa Sumbermulyo. Secara garis besar, pembinaan tersebut dibagi dalam 4 tahap, yakni Produksi, Pengemasan, Perizinan Pemasaran. Pada tahap Produksi, pemaparan materi dilakukan oleh Yako Cristia Brana (PWK) dengan dibantu oleh Yuni Purnama (Keperawatan) dan Nola Anggita (Ilmu Gizi).



Pada tahap pengemasan, pemaparan materi dilakukan oleh Rifki Rinaldi (Teknik Mesin) dengan dibantu oleh Layalia Azka (Keperawatan). Pada tahap Perizinan, pemaparan materi dilakukan oleh Robertha Nimas (Hukum) dan pemaparan materi pada tahap pengemasan dilakukan oleh Masadi Naim (Siskom). Program ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh peserta.


Masyarakat desa Sumbermulyo menyambut pembinaan UMKM rengginang ini dengan sangat antusias. Mereka berharap agar program ini dapat diaplikasikan langsung dalam kehidupan masyarakat Desa Sumbermulyo. Di sisi lain, pelaksana kegiatan juga berharap agar program ini dapat menjadi alternatif usaha agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.  

Mahasiswa KKN Undip Beri Pelatihan Pengelolaan Sampah


BATANG Tim KKN Undip mengadakan penyuluhan dan pelatihan pengolahan sampah di Desa Sendang. Urgensi yang diangkat pada kegiatan ini adalah masih banyaknya masyarakat desa Sendang yang mengolah sampah dengan cara dibakar, serta kurangnya budaya daur ulang sampah di desa Sendang. Penyuluhan ini dilaksanakan di Balai Desa Sendang yang dihadiri oleh ibu-ibu PKK Desa Sendang, Senin (21/1).

Acara pertama ialah penyuluhan tentang dampak dari pembakaran sampah. Asap pembakaran sampah diketahui berakibat buruk bagi kesehatan. Asap yang terhirup dapat menyebabkan masalah berupa gangguan pernapasan, serta masalah lain seperti kesehatan kulit dan mata. Tim KKN desa Sendang juga mengenalkan sistem Bank Sampah guna untuk pengelolaan serta pemusatan pembuangan sampah dan juga mengenalkan berbagai tanaman yang dapat mengurangi dampak negatif dari pembakaran sampah

Acara kedua ialah pelatihan pengolahan sampah. pada kegiatan ini Tim KKN Undip membagi sampah ke dalam dua jenis sampah, yaitu sampah an-organik dan sampah organik. Untuk jenis sampah an-organik, masyarakat diberikan pelatihan yaitu cara mengubah sampah menjadi barang-barang yang bermanfaat. Salah satunya yaitu mengubah sampah botol plastik menjadi pot bunga yang dibuat semenarik mungkin, sehingga terlihat cantik saat dipajang di rumah.


Dan untuk sampah organik, Tim KKN undip mempraktikkan bagaimana cara membuat sampah tersebut menjadi kompos. Dalam pelatihan ini ada beberapa bahan yang dibutuhkan diantaranya EM4, air, gula pasir dan sampah organik itu sendiri.


Untuk tempat pembuatannya cukup menggunakan media tanah yang digali dan dikasih alas berupa terpal. cara pembuatannya yaitu masukan sampah kedalam lubang yang telah disediakan, campur bahan-bahan selain sampah ke dalam sebuah ember kemudian tabur bahan bahan tersebut ke lubang tanah yang berisi sampah.

Tim KKN Undip Beri Pendampingan Gerakan Sadar Literasi Media


JEPARA – Mahasiswa KKN Undip melaksanakan program pendampingan gerakan sadar literasi media pada ibu-ibu Desa Jatisari (25/1/2019). Hal ini dilatarbelakangi rasa prihatin terhadap banyaknya anak-anak yang terlalu kecanduan untuk bermain gawai dan bahkan bermain media sosial di usia yang seharusnya waktunya untuk bermain.

Meskipun tidak dapat dipungkiri lagi kini media sosial dan gawai seperti sebuah kebutuhan bagi semua orang, tapi bagi anak usia dini adalah hal yang belum pantas. Karena sadar atau tidak sadar media sosial juga bagai 2 mata pisau karena bisa memberikan dampak positif dan negatif bagi penggunanya.

Oleh karena itu, untuk dapat mengawasi dan memberi pengertian terhadap anak-anaknya, seorang ibu harus memiliki paham tentang literasi media terlebih dahulu. Inilah alasan mengapa dipilih ibu-ibu sebagai sasaran dalam program gerakan sadar literasi media.

Pada dasarnya juga seorang ibu adalah yang di contoh anak-anaknya. Sehingga, jika harus mendidik anak terlebih dahulu memahaminya. Tidak hanya itu, melalui program ini diharapkan ibu-ibu dapat menjadi pengguna media sosial yang bijak dan juga diharapkan penggunaan gawai dan sosial media bagi anak-anak dapat lebih berkurang dan diawasi.


Program ini dilaksanakan di balai Desa Jatisari yang diawali dengan sambutan dari perangkat Desa Jatisari. Materi yang disampaikan salah satunya adalah tentang cara menjadi pengguna media sosial yang bijak, cara menghindari media sosial yang bijak, bahaya penggunaan gawai pada anak dan lain lain.


Materi yang diberikan pun dikemas dengan gaya bahasa yang mudah dipahami agar pesan yang ingin disampaikan dapat ditangkap oleh ibu-ibu. Di akhir sesi, terdapat sesi tanya jawab dengan peserta. Kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi ibu-ibu yang dapat menjawab pertanyaan yang diberikan. Para peserta pun antusias untuk mendengarkan materi dan juga menjawab pertanyaan yang diberikan.

Dukung Eksistensi Seni, Tim KKN Undip Gelar Pelatihan Publikasi


SEMARANG - Media dan publikasi merupakan hal yang penting demi eksistensi dari sebuah kesenian. Media dalam publikasi seni berfungsi sebagai alat komunukasi secara tidak langsung antara karya seni dengan penikmat.

Publikasi karya seni dalam media cakupannya akan lebih luas dan lebih banyak orang dapat menikmatinya. Publikasi seni dengan media dapat memasarkan semua cabang seni baik seni pertunjukan, seni rupa, sastra dan seni yang lainnya.

Salah satu organisasi pemuda yang ada di Jurang Blimbing yaitu IKADA (Ikatan Kawula Muda) yang beranggotakan seluruh pemuda pemudi dari kampung tematik seni dan budaya jurang blimbing. Organisasi tersebut menjadi wadah dalam pengembangan ikon kesenian karena pemuda disini dianggap sebagai generasi penerus agar eksistensi dari Kampung Seni dan Budaya Jurang Blimbing tetap terjaga.

Oleh karena itu, disinilah peran IKADA dalam pengembangan ikon kesenian dan kebudayaan di era milenial melalui media promosi dan publikasi kepada masyarakat umum untuk menunjukkan keberadaan salah satu kampung seni dan budaya yang terdapat di Kota Semarang.

Sekaligus sebagai pemberdayaan masyarakat, mahasiswa KKN TIM I Tematik Undip Jurang Blimbing melakukan pelatihan untuk publikasi dan promosi melalui media online yaitu website dan instagram (10/02/2019).


Pelatihan yang dilakukan berupa pelatihan fotografi, videografi dan konten website. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan maupun kreativitas desain untuk menunjang pelestarian seni dan budaya.