Mahasiswa Undip Ciptakan PELANTAS, Pendeteksi Pelanggar Lampu Lalu Lintas


SEMARANG, KampusUndip.com - Selama ini sudah banyak terjadi kasus pelanggaran lampu lalu lintas oleh para pengendara. Banyak dari kasus yang terjadi dilakukan ketika pengendara sedang terburu-buru mengejar waktu. Perilaku yang dilakukan pengendara pun semakin lama semakin terbiasa bahkan yang lebih bahaya dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas . Untuk mengurangi tindak pelanggaran seperti ini diperlukan sebuah alat yang dapat memberi peringatan saat terjadi pelanggaran.

Keprihatinan terhadap tingginya tindak pelanggaran pada lampu lalu lintas oleh pengendara mendorong munculnya inovasi baru melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Tiga mahasiswa Universitas Diponegoro, Rivaldi Juswan, Ikbal Yuwandra, dan Syuja Risqullah menciptakan Prototipe PELANTAS (Pendeteksi Pelanggar Lampu Lalu Lintas).

Inovasi alat ini bertujuan agar bisa menjadi bahan pembelajaran untuk simulasi pendeteksi pelanggar lampu lalu lintas. Dengan adanya prototype ini diharapkan nantinya bisa di terapkan ke dunia nyata atau ke jalan raya yang sesungguhnya agar dapat mengurangi pelanggar dan dapat meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.

PELANTAS memiliki  rangkaian elektronik yang diletakkan di bagian kotak kiri dan kotak kanan, dimana pada kotak kiri terdapat Arduino beserta Laser sedangkan pada kotak kanan terdapat sensor LDR (Light Dependent Resistor) beserta buzzer yang bertujuan untuk mendeteksi adanya pelanggar atau tidak


Pada prinsip dari PELANTAS , yang mana nantinya laser tersebut aktif dan sensor LDR menangkap cahaya dari laser tersebut maka yang terjadi adalah buzzer tidak aktif, yang berarti tidak adanya yang terindikasi pelanggar. Sedangkan apabila cahaya laser itu dihambat atau terhalangi oleh suatu benda maka buzzer akan aktif yang menunjukkan bahwa terindikasi adanya pelanggar.