Paguyuban Angkutan Umum “Peringatkan” Ojek Online di Kawasan Undip


SEMARANG, KampusUndip.com – Keberadaan ojek berbasis online yang kian menjamur di kawasan Universitas Diponegoro, khususnya di Kampus Undip Tembalang, Semarang, kembali menuai reaksi dari penyedia moda transportasi angkutan umum atau angkot.

Reaksi kali ini terlihat dari selebaran yang ditemui di sekitar Kampus Undip Tembalang. Selebaran ini terpasang di pohon-pohon pinggir jalan seperti Jalan Prof Soedarto SH dan Jalan Sirajudin pada Agustus 2017.

Dalam selebaran tersebut, tertera simbol atau rambu larangan parkir dengan tambahan kalimat “BAGI ANGKUTAN BERBASIS ON LINE DI AREA ANGKUTAN UMUM WILAYAH UNDIP & SEKITARNYA”.

Di bawah tulisan, tampak selebaran ini disampaikan oleh Paguyuban Angkutan Putra Mandiri (PM) yang biasa beroperasi di kawasan Kampus Undip Tembalang dan ditujukan kepada ojek online seperti Gojek, Grab, dan sebagainya.


Sebelumnya, pada April 2017 para sopir angkot juga bereaksi memprotes keberadaan Bus Rapid Transit (BRT) yang baru diluncurkan dan Gojek dengan menempel kertas protes di armada angkot mereka saat beroperasi di kawasan Kampus Undip Tembalang dan sekitarnya. (KUC)

- Ringan Mencerdaskan -