Kabar Duka, Calon Maba Undip Meninggal Dunia


SEMARANG, KampusUndip.com – Kabar duka datang dari calon Mahasiswa Baru (Maba) Undip 2017. Revia Rahmalia Arianti, calon Maba Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP), meninggal dunia pada Jumat (21/7/2017).

Berita ini sebagaimana yang dilansir OA IESP FEB UNDIP, Sabtu (22/7/2017). Revia meninggal dunia karena kecelakaan dalam perjalanannya menuju Semarang.

Sumber : OA HMD IESP FEB UNDIP

Sementara itu dilansir RakyatJabarNews.com, kecelakaan tersebut terjadi tepatnya di jalan Tol Cipali Kilometer 180.00 jalur B Desa Panjalin Lor Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka. Kecelakaan ini selain menyebabkan Revia meninggal, dua orang juga kritis sehingga dilarikan ke RSUD Arjawinangun dan RS Mitra Plumbon.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut sekitar pukul 05.00 WIB saat kendaraan mini bus Avanza Nopol B 1317 PRV terlibat tabrakan dengan truk pengangkut paket sembako dengan Nopol H 1972 AB.

Kasatlantas Polres Majalengka, AKP Iwan Setiawan SH saat olah TKP menyebutkan kronologi itu bermula saat kendaraan Toyota Avanza yang dikemudikan Rizky Magta Arianto (31) membawa dua orang penumpang yakni Dwi Sudji Astoto dan Revia Rahmalia (calon Maba Undip-red) datang dari arah Cikopo menuju Palimanan.

Sesampainya di tempat kejadian diduga kendaraan mendahului kendaraan didepannya jalur kanan. Diduga pengemudi Avanza ini tidak mampu mengendalikan kendaraannya oleng ke kanan hingga menabrak get pos yang berada di median jalan.

Sehingga masuk ke jalur B dan dari arah berlawanan datang sebuah Truk yang dikemudikan Indri Sasongko (31) yang membawa dua penumpang dari arah Palimanan menuju Cikopo. Tabrakan pun tidak bisa dihindari.

Tabrakan di Tol Cipali (Sumber : RakyatJabarNews.com)

“Diduga pengemudi Avanza Rizky tidak bisa mengendalikan kendaraannya hingga oleng ke kanan dan bertabrakan dengan truk yang datang dariarah berlawanan. Sebelum tabrakan, mini bus juga menabrak get pos dan RPJ KM 180. Mobil masuk jalur berlawanan sejauh 50 meter sebelum akhirnya bertabrakan,” tutur Iwan.

Dikatakan Kasatlantas, kecepatan minibus sangat tinggi, hal itu terlihat dari kondisi kedua mobil yang ringsek. Bangkai Avanza rusak berat dan hanya menyisakan bodi serta kedua ban belakang saja. Sedangkan bagian depan hingga atap mobil sampai terbuka.

Begitu juga dengan kondisi truk bagian depan ringsek hingga ask roda depan patah. Diduga pengemudi Toyota Avanza kurang berhati-hati atau tidak konsentrasi. Karena jika melihat hasil olah TKP, kedua Kendaraan sebelum terjadinya kecelakaan dalam keadaan layak pakai.

Mengetahui meninggalnya Revia ini, sejumlah temannya menyampaikan doa kepada almarhumah, salah satunya melalui media sosial LINE.

“Aamiin….mudah2an husnulkhotimah,” tulis Ahsanur Rahma.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, semoga meninggalnya dalam keadaan khusnul khotimah dan semoga semua amalan baiknya diterima oleh Allah SWT.. aamiinnn,” tambah Aochii | Putri Nur.

Revia diketahui merupakan pelajar lulusan SMAN 1 Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat. (Foto: IG @reviara)

Segenap Keluarga Besar KampusUndip.com turut berbelasungkawa atas meninggalnya Revia Rahmalia Arianti. Semoga husnul khotimah. Aamiin…

- Ringan Mencerdaskan -