Undip Kirim Delegasi LIMUN 2017 ke London


LONDON, KampusUndip.com - Sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia, Universitas Diponerogo (Undip) berhasil melebarkan sayapnya hingga ke jenjang Internasional. Undip mengirimkan lima delegasinya dalam ajang London International Model United Nations (LIMUN) 2017, yang diselenggarakan oleh LIMUN Foundation di Imperial College, London, Inggris, pada tanggal 24-26 Februari 2017.

LIMUN adalah sebuah ajang MUN terbesar di Eropa yang diikuti oleh peserta dari seluruh dunia. Model United Nations sendiri adalah sebuah simulasi sidang PBB dimana para delegasi akan bertindak dan berpikir sesuai dengan negara yang direpresentasikan dalam membahas dan memberikan solusi terhadap permasalahan global.

Ajang ini adalah sebuah kompetisi internasional yang memperebutkan penghargaan sebagai delegasi terbaik internasional. Kelima mahasiswa terdiri dari berbagai latar belakang jurusan yaitu: Levana Tiopei (Akuntansi 2014), Yolanda Ega Lawalata (Kedokteran 2014), Tenty Setyowati (Hubungan Internasional 2014), Dita Ayu D. Laras Sati (Fisika 2015), dan Rifki Hanif Juniardi (Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan 2014).

Terpilihnya lima delegasi diputuskan setelah melewati tahapan seleksi sulit yang diselenggarakan oleh Diponegoro MUN Society (DMS) untuk memilih kapabilitas terbaik. Tahapan seleksi tersebut diantaranya seleksi berkas, forum group discussion (FGD), problem solving, interview, hingga simulasi langsung. Beberapa penghargaan keikutsertaan MUN yang didapatkan oleh delegasi pra-keberangkatan LIMUN juga telah diraih.

Hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan dan penghargaan dalam International Relation of Model United Nations (IRDUMUN) 2016; ALSA Undip Model United Nations 2016; ITB MUN 2016; dan Jogja International Model United Nations (JOINMUN) 2016. Dalam LIMUN 2017 sendiri, komite yang didapatkan kelima delegasi pun berbeda-beda, yaitu, UNDP (Levana), UNESCO (Yolanda), UNHRC (Tenty), UNEP (Dita) dan SPECPOL (Rifki).

Negara yang direpresentasikan juga berbeda, yaitu Republik Fiji (Levana, Yolanda, Laras), Latvia (Tenty) dan Guinea (Hanif). Dengan pengalokasian yang sudah ditetapkan oleh pihak LIMUN, kelima delegasi memulai persiapan keberangkatan mereka dengan melakukan penelitian, konsultasi, diskusi, bahkan mengunjungi kedutaan besar Fiji di Jakarta.


Usai mengikuti ajang LIMUN 2017, para delegasi Undip melakukan studi banding ke Oxford University, yang disambut oleh Dekan New College Oxford dan berbagai lokasi lainnya. Dengan berpartisipasinya dalam program ini, diharapkan para delegasi memiliki wawasan yang luas, keterampilan diplomasi yang lebih baik dan juga mengharumkan nama universitas ke jenjang Internasional. (Laras)

- Ringan Mencerdaskan -