AIESEC Undip Kirim 86 Mahasiswa ke Luar Negeri Melalui Program Global Volunteer


SEMARANG, KampusUndip.com - AIESEC in UNDIP secara resmi mengirimkan 86 Mahasiswa untuk melakukan program exchange di luar negeri melalui program Global Volunteer (21/12) menjelang akhir tahun 2016 lalu.

86 Mahasiswa ini bukan hanya berasal dari Undip, tetapi juga berasal dari Universitas lain yang berada di Kota Semarang seperti Unika dan Unnes dengan komposisi 90% Mahasiswa Undip dan 10% Mahasiswa Universitas lainnya.

Mahasiswa ini nantinya akan menjadi representatif negara Indonesia dalam menjalankan project sosial di luar negeri seperti Thailand, Mainland Of China, India hingga Romania.

Berbeda dengan program exchange pada umumnya yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan di Universitas luar negeri.

Program exchange yang diadakan oleh AIESEC ini dirancang untuk meberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk berpartisipasi dalam menjalankan project sosial berskala Internasional di luar negeri selama 6 hingga 8 minggu.

Project yang akan dijalankan memiliki isu yang beragam seperti edukasi, budaya, lingkungan, kesehatan hingga entrepreneurship.

Nantinya, Mahasiswa yang dikirim keluar negeri ini akan menjalankan project sosial bersama dengan mahasiswa lain yang berasal dari berbagai negara di dunia.

Program Global Volunteer ini bertujuan untuk mengkoneksikan anak – anak muda dari seluruh dunia agar mereka bisa saling memahami satu sama lain serta memiliki pandangan yang sama tentang kondisi dunia saat ini sehingga nantinya mereka dapat menciptakan dunia yang lebih baik di masa yang akan datang.




Seluruh mahasiswa yang akan berangkat keluar negeri ini secara resmi dilepas oleh Rektor Universitas Diponegoro, Bapak Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.H.

Beliau berpesan agar mahasiswa dapat mengambil pelajaran sebanyak – banyak nya dari program ini dan selalu menjaga nama baik Universitas maupun negara Indonesia di mata dunia.

Selain itu, rektor juga menyampaikan bahwa program Global Volunteer ini nantinya akan disinergikan dengan program Universitas untuk menjadi semacam program KKN Internasional. (Hanifika)