Mengenal KampusUndip.com #6: Sumber Dana KUC dari Tabungan dan Penghematan


Sejak situs KampusUndip.com (KUC) didirikan, banyak pertanyaan yang muncul dari publik. Salah satunya menanyakan tentang pendanaan. Dari mana sumber dana KUC? Bahkan muncul pertanyaan siapa pihak yang mensubsidi dana KUC.

Apalagi, sejak didirikan tahun 2015 hingga akhir 2016, meski telah memiliki lebih dari 22 ribu followers, KUC sama sekali belum membuka jasa Paid Promote (PP) maupun jasa berbayar lainnya sebagaimana yang  banyak dijumpai pada OA LINE@ dengan jumlah followers yang banyak.


Salah satu pertanyaan terkait pendanaan KUC

Hingga kini, sampai tulisan ini dibuat akhir 2016, KUC tidak mendapat dana sepeser pun dari pihak kampus karena menyadari statusnya non-UKM/UPK (Ekstra kampus). Selain itu, dengan segala hormat, KUC menyampaikan bahwa tidak ada pihak luar yang mensubsidi pendanaan KUC.

Oleh karena itu, menyadari keadaan yang demikian, KUC mensiasati urusan pendanaan dengan cara yang lain. Diantaranya dengan tabungan dan penghematan. Adapun cara-cara yang dilakukan antara lain sebagai berikut:

A. TABUNGAN
Dana tabungan merupakan dana yang dikumpulkan oleh pengurus KUC secara mandiri. Adapun dana tabungan KUC berasal dari:

1. Hadiah Lomba/Kompetisi
Dana KUC berasal dari pengurus yang memenangi lomba antar mahasiswa maupun ajang kompetisi individu yang diikuti. Biasanya, pemenang suatu kompetisi/perlombaan mendapat bonus uang sekian rupiah. Uang hasil hadiah lomba tersebut tidak langsung digunakan untuk membeli segala macam yang diinginkan, melainkan disimpan dan ditabung terlebih dahulu. Dari situlah asal tabungan untuk pendanaan KUC.

B. PENGHEMATAN
Dana penghematan merupakan dana yang berasal dari pengurus dengan cara menghemat biaya pengeluaran kebutuhan hidup dalam periode harian/bulanan. Adapun dana penghematan KUC berasal dari:

1. Ke Kampus Jalan Kaki
Saat ingin berangkat dan pulang kuliah ke kampus misalkan, pengurus KUC lebih sering jalan kaki daripada menggunakan sepeda motor. Karena menggunakan sepeda motor perlu biaya tambahan untuk membeli bensin. Sepeda motor digunakan jika melakukan perjalanan jarak jauh misalkan keluar kota dan praktikum. Dipilihnya jalan kaki juga sekaligus untuk olahraga dan meminimalisir/mengurangi polusi udara di kampus.

2. Manfaatkan Wifi
Untuk keperluan akses internet, KUC lebih sering memanfaatkan fasilitas wifi. (Baca juga: Akses Internet KUC 90 Persen Manfaatkan Sinyal Wifi)

3. Makan Secukupnya
Sebagai mahasiswa, makan sehari-hari menjadi hal yang sangat urgent dan berhubungan dengan biaya pengeluaran. Penghematan juga dilakukan dengan cara makan seperlunya dan secukupnya. Jarang makan dengan makanan yang mahal atau di tempat-tempat yang mewah.

4. Hidup Mandiri
Dalam hal ini mandiri untuk urusan keseharian mahasiswa. Misalnya mencuci baju. Lebih sering mencuci baju sendiri di kost/kontrakan/tempat tinggalnya daripada laundry guna menghemat biaya pengeluaran. Selain untuk menghemat pengeluaran, juga sekaligus sebagai latihan untuk menjalani kehidupan berkeluarga atau setelah lulus dari kampus.

5. Hidup Sederhana
Penghematan juga dilakukan dengan melakukan pola hidup sederhana mahasiswa khususnya sebagai perantau. Misalnya belanja sesuai kebutuhan bukan keinginan, tidak membeli barang-barang mahal, memanfaatkan barang yang masih ada semaksimal mungkin, tidak boros jajan, serta menghindari hal-hal tidak bermanfaat dan cenderung sia-sia (tidak dilakukan pun sebenarnya tidak masalah).

Itulah asal pendanaan KUC sambil terus berusaha memperbaiki diri atas kekurangan yang ada. Dana hasil tabungan dan penghematan tersebut selain untuk kebutuhan sebagai mahasiswa, juga disisihkan untuk pendanaan KampusUndip.com seperti program kerja KUC dan sebagainya. (KUC)

#MengenalKUC #SejarahKUC #1TahunKUC #MasihBelajar

- Ringan Mencerdaskan -