Mengenal KampusUndip.com #5: Akses Internet 90 Persen Manfaatkan Sinyal Wifi


Sebagaimana tulisan artikel sejarah KampusUndip.com (KUC) sebelumnya, fasilitas yang tersedia untuk mendirikan dan operasional KUC serba terbatas. Salah satunya tidak memiliki modem untuk online atau akses internet.

Sebagai alternatifnya, untuk operasional website dan media sosial KUC pada saat awal-awal didirikan tahun 2015 hingga setengah tahun lebih sampai masa-masa oprec, lebih banyak memanfaatkan sinyal wifi dalam mengakses internet. Bagaimana itu dilakukan? 

Salah satu contohnya adalah ketika berangkat ke kampus. Adapun cara yang dilakukan diantaranya disela-sela waktu longgar perkuliahan, pengurus KUC menyempatkan untuk mencari sinyal wifi agar bisa akses internet.

Atau ketika agenda akademik selesai, tidak terburu-buru langsung pulang. Melainkan tinggal dulu beberapa saat di kampus untuk mencari tempat yang ada sinyal wifinya. Barulah saat itu bisa mengoperasionalkan KampusUndip.com seperti posting berita dan sebagainya.

Contoh lain, pengurus KUC berangkat lebih pagi ke kampus agar punya waktu untuk online beberapa waktu sebelum menjalani agenda akademik. Atau jika malam hari, menyempatkan pergi ke kampus untuk online sekaligus mengerjakan tugas. Atau ketika weekend maupun hari libur lainnya, pagi-pagi setelah shubuh menyempatkan jalan-jalan sekaligus sebagai olahraga ke kampus. Setelah sampai di kampus, istirahat sambil online.

Dari semua cara yang telah disebutkan diatas, sebelum berangkat, tentunya bahan postingan berita sudah siap, baik gambar maupun artikel. Sehingga, saat dapat sinyal wifi tinggal di post tanpa harus menulis dari awal.

Maka dari itu, pengurus KUC kemungkinan besar dipastikan didalam tasnya selalu membawa netbook ke kampus agar bisa sekalian online untuk posting berita. Selain itu, karena netbooknya dalam kondisi rusak dan harus ada ‘colokan’ listrik (sebagaimana ulasan sebelumnya), maka tempat yang dicari selain yang harus ada wifi, juga yang terdapat ‘colokan’ tersebut. Jika tidak, maka tidak bisa membuka website untuk post berita.

Saat sudah sinyal wifi pun kecepatan aksesnya bervariasi. Kadang cepat kadang lambat. Jika cepat, maka banyak berita yang bisa diposting. Namun jika lambat, maka harus bersabar sambil mengerjakan aktivitas lain (tanpa harus online) agar waktu tidak terbuang sia-sia hanya untuk menunggu.

Begitulah keadaan KUC dalam operasional khususnya untuk mengolah website dan media sosial. Setelah oprec perdana 2015/2016 untuk urusan akses internet bisa dibagi kerja dengan sesama walau secara keseluruhan sebagian besar masih menggunakan wifi. Jika ditaksir dalam prosentase, sekitar 90 persen KUC menggunakan sinyal wifi untuk akses internet karena tidak ada modem atau paket data. (KUC)

#MengenalKUC #SejarahKUC #1TahunKUC
#MasihBelajar

- Ringan Mencerdaskan -