11 Warna Bendera

Representasi dari 11 fakultas di Undip

Patung Diponegoro (Pangeran Diponegoro)

Icon-nya Kampus Universitas Diponegoro

Tugu Bundaran Kampus Undip Tembalang

Pintu gerbang utama masuk kampus Undip Tembalang

Ruang Terbuka Hijau Kampus Undip

Menuju Kampus Undip yang Asri dan Sejuk untuk Aktivitas Mahasiswa dan Masyarakat Sekitar

Gedung Prof. Soedarto S.H

Pusat Kegiatan Seminar, Workshop, Seni, Verifikasi-Registrasi, dll

Gedung ICT Centre dan Laboratorium Terpadu

Pusat Informasi Dalam dan Luar Negeri, IT, dan Laboratorium Penelitian

Masjid Kampus (Maskam) Undip

Pusat Kegiatan Islam Mahasiswa (Kajian, Wisata Ruhani, Wisata Ilmu, Mentoring, TPQ, Muslimah Training, dll)

Rusunawa Undip

Fasilitas Tempat Tinggal yang disediakan Pihak Kampus Bagi Mahasiswa

SPBU Undip Tembalang

Stasiun Pengisian Bahan Bakar yang Terintegrasi di Dalam Area Kampus. Satu-satunya di Jawa Tengah

Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND)

Rumah Sakit Universitas Milik Undip Berstandar Nasional. Satu-satunya di Jawa Tengah

'Futsal Indoor Stadium' Undip

Stadion Futsal Kampus Undip Berkelas Internasional. Satu-satunya di Jawa Tengah

Bendungan Waduk Undip

Mega Proyek Pembangunan Waduk Kampus Undip. Satu-satunya di Jawa Tengah

Waduk Undip (Waduk Pendidikan Diponegoro)

Area Konservasi, Wisata Pendidikan dan Penelitian Mahasiswa, Pembangkit Listrik, dll. Satu-satunya di Jawa Tengah

Stadion Sepakbola Undip

Pusat Kegiatan Olahraga Sepakbola di Kompleks Gelora Undip Tembalang, Semarang

Upacara PMB di Stadion Undip

Lebih Dari 50 Ribu Mahasiswa Menimba Ilmu di Kampus Undip

Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru di Stadion Sepakbola Undip

Menerima rata-rata 10 Ribu Mahasiswa Baru Tiap Tahun

Widya Puraya

Salah Satu jantung Kampus Undip Tembalang (UPT Perpustakaan, LP2MP, Posko KKN, Lapangan Upacara, dll)

Mahasiswa Undip Juara 1 Business Plan Ecotition Competition Telkom University


BANDUNG (KampusUndip.com) – Mahasiswa Universitas Diponegoro kembali berhasil meraih juara dalam lomba antar perguruan tinggi di Indonesia.

Prestasi kali ini datang dari ajang ECOTITION 2016 yang digelar di Telkom University, Bandung, pada 23 Oktober lalu.

Dalam ajang ini, tim dari Undip yang diwakili oleh Christian Purba (Teknik Mesin 2015) dan M.T. Jangka Tunggul Mahardika (Sastra Indonesia 2013) berhasll menyabet Juara 1 kategori lomba Business Plan dalam ajang tersebut.

Atas hasil ini, mereka pun berhak atas trophy juara dan bonus sebesar Rp 5,5 Juta sekaligus menambah pundi-pundi prestasi yang diraih civitas akademika Undip sepanjang tahun 2016. (KUC/Via Christian/BEM FEB #PRIME)

#UndipPrestatif
- Ringan Mencerdaskan -

MIPAFest Unpad dan Pemenang Lomba Poster & Fotografi


Seluruh kegiatan MIPAfest 2016 telah selesai digelar dengan berakhirnya acara MIPA Green Day. Terimakasih atas segala pihak yang terlibat dalam memeriahkan acara ini.

Selamat juga untuk para pemenang. Berikut adalah pemenang lomba MIPAFest Unpad 2016:

Pemenang Lomba Poster:
Juara 1: Winarti (Universitas Sebelas Maret)
Juara 2: Diva Aulia (Universitas Indonesia)
Juara 3: Febian Ramadhan (Politeknik Negeri Jakarta)





Pemenang Lomba Fotografi:
Juara 1: Yorda Garmita (Institut Seni Indonesia Denpasar)
Juara 2: Achmad Gufron Kharima (Universitas Diponegoro)
Juara 3: Khairunnisa Lutfiani (Universitas Padjadjaran)






- Stop Littering Start Recycling -

Gebyar Skripsi 2016 dan Karya Lomba Kaligrafi


SEMARANG (KampusUndip.com) - Sie Kerohanian Islam Psikologi (Skripsi) Universitas Diponegoro (Undip) pada awal Oktober 2016 menggelar acara Gebyar SKRIPSI dengan mengundang pembicara utama, yakni Rizki Noviandi di Aula Dekanat Psikologi Tembalang (1/10).

Rizki Noviandi adalah vokalis Awan “X-Faktor Indonesia” yang juga merupakan alumni Undip. Rizki berbagi pengalaman tentang bagaimana seseorang hijrah menjadi baik. Dari yang sebelumnya berada pada lingkungan yang jauh dari nilai-nilai Islam.

Dalam penyampaiannya, salah satu pesan utama yang Rizki sampaikan bahwa pada hakikatnya tugas seorang Muslim dalam berdakwah adalah mengajak dan menyampaikan. Soal orang yang di ajak nanti mau atau tidak, itu bukan kewajiban atau urusan orang yang menyampaikan. Karena itu adalah kehendak dari Allah SWT yang memberikan hidayah.



Selain seminar, Gebyar Skripsi 2016 juga diisi dengan lomba kaligrafi yang telah digelar sehari sebelumnya. Berikut adalah hasil karya peserta lomba kaligrafi yang telah KAMPUSUNDIP.COM rangkum (3 gambar paling awal adalah juara 1-3):












- Ringan Mencerdaskan -

Delegasi Undip Juara 1 LKTI Nasional Metamorfosa UGM


YOGYAKARTA (KampusUndip.com) – Delegasi Universitas Diponegoro kembali berhasil meraih juara dalam lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) antar perguruan tinggi di Indonesia.

Prestasi kali ini datang dari ajang LKTI Nasional METAMORFOSA yang digelar di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 15 Oktober 2016.

Seperti dilansir OA MOMENTUM FT Undip, delegasi Undip yang terdiri dari 3 mahasiswanya, yakni Abdul Malik Islam FIlardli (S1 Teknik Kimia), Erizal Mohi (S1 Teknik Sipil), dan Wismar Rizki (S1 Teknik Industri) berhasll menyabet Juara 1 dalam ajang tersebut.

Atas hasil ini, mereka pun berhak atas trophy juara dan hadiah uang tunai sebesar Rp 3 Juta sekaligus menambah pundi-pundi prestasi yang diraih civitas akademika Undip sepanjang tahun 2016. (KUC/Foto : OA HMS Undip)

#UndipPrestatif
- Ringan Mencerdaskan -

HMPII Undip Gelar Temu Ilmiah Nasional


SEMARANG (KampusUndip.com) – Himpunan Mahasiswa Perpustakaan dan Informasi Indonesia (HMPII) Universitas Diponegoro (Undip) mengadakan Temu Ilmiah Nasional (TELMINAS) yang berlangsung selama 4 hari, Kamis – Minggu, 27 – 30 Oktober 2016.

Kegiatan ini memiliki beberapa rangkaian acara yaitu Gathering Keluarga HMPII, Forum Group Discussion (FGD) dan Talkshow yang menghadirkan pembicara Asep Saeful Rohman, S.Sos., M.Ikom (Pembina HMPII) dan Tirta Nursari (Pendiri Taman Baca Masyarakat Pasinaon), Lomba Karya Tulis Ilmiah, Lomba Karya Poster Kreatif, dan Fieldtrip Kota Semarang.

Kamis (27/10) peserta dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Makassar, Lampung, Riau, Bengkulu, Jambi, dan Aceh telah tiba di Semarang dan pada hari yang sama dilakukan Technical Meetting (TM) sekaligus pengambilan nomor undian peserta untuk presentasi poster dan karya tulis ilmiah.

Jum’at (28/10) peserta melakukan presentasi sesuai dengan nomor undian yang telah diambil di hari sebelumnya. Prsentasi Lomba Karya Tulis Ilmiah dilaksanakan di UPT Perpustakaan Undip. Sedangkan Lomba Karya Poster Kreatif berada di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Undip.





“TELMINAS ini merupakan program kerja dari HMPII yang dilaksanakan oleh mahasiswa Ilmu Perpustakaan seluruh Indonesia dan Undip didaulat sebagai tuan rumah dalam acara dwi tahunan ini. Acara ini kali keduanya diadakan setelah sebelumnya Universitas Padjajaran (Unpad) sebagai tuan rumah acara TELMINAS pertama.” Jelas Masyikur Hidayatullah, salah satu panitia kegiatan tersebut.

Tujuan diadakan kegiatan ini yaitu sebagai ajang silaturahmi jurusan Ilmu Perpustakaan yang diwadahi oleh HMPII, membahas isu-isu terkini dan topik yang berkaitan dengan Ilmu Perpustkaan seperti program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yakni GLS (Gerakan Literasi Sekolah), dan mengembangkan soft skill mahasiswa di bidang menulis ilmiah dan kreasi.

“Acara telminas ini merupakan acara yang sangat bagus karena selain jadi ajang silaturahmi juga menjadi ajang pengembangan diri mahasiswa Ilmu Perpustakaan. Harapannya kegiatan ini dapat berjalan secara rutin dan kegiatan sejenis ini juga lebih banyak.” Ungkap Trimo, salah satu peserta dari Universitas Brawijaya. (DWI/TIKA/KUC)

- Ringan Mencerdaskan -

Mahasiswa Undip Juara 3 Lomba Baca Puisi Peksiminas XIII Kendari


KENDARI (KampusUndip.com) – Delegasi Universitas Diponegoro berhasil meraih prestasi dalam kompetisi nasional bertajuk Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) XIII yang digelar di Kendari, Oktober 2016.

Prestasi kali ini disumbangkan oleh Arsy Novitasary, mahasiswi Undip angkatan 2013 yang berhasil meraih Juara 3 Tankai Lomba Baca Puisi Putri sebagaimana dilansir OA HMTK Undip.

Sumber: OA HMTK Undip


Sebelumnya, mahasiswi Teknik Kimia tersebut telah menjadi juara 1 baca puisi dalam kompetisi Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) tingkat Jawa Tengah.

Raihan ini pun kembali menambah pundi-pundi prestasi yang diraih civitas akademika Undip sepanjang tahun 2016. (KUC/Foto : FB Arsy Majid)

#UndipPrestatif
- Ringan Mencerdaskan -

Tim LKTI Keperawatan Undip Juara 3 Nursing Scientific Fair UB

Tim LKTI Keperawatan Undip

MALANG (KampusUndip.com) – Delegasi Universitas Diponegoro kembali berhasil menorehkan gelar juara dalam kompetisi nasional antar perguruan tinggi di Indonesia.

Prestasi kali ini datang dari ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nursing Scientific Fair (NSF) 2016 yang digelar di Universitas Brawijaya.

Seperti dilansir OA HIMKA UNDIP pada 24 Oktober 2016, Tim Keperawatan Undip yang diwakili 3 mahasiswinya, yakni Aulia Niken W (PSIK 2014), Siti Aisyah (PSIK 2014), dan Hellen Marini (PSIK 2014) berhasil menyabet juara 3 dalam ajang tersebut.

Raihan ini pun kembali menambah pundi-pundi prestasi yang diraih civitas akademika Undip sepanjang tahun 2016. (KUC/Foto : OA HIMKA UNDIP)

#UndipPrestatif
- Ringan Mencerdaskan -

Terungkap! Ini Alasan Gerbang Undip-Jurang Belimbing Ditutup Permanen


SEMARANG (KampusUndip.com) – Teka-teki seputar alasan ditutupnya gerbang Undip yang berbatasan dengan Jurang Belimbing akhir September 2016 lalu kini terjawab sudah.

Penutupan gerbang yang sempat menjadi perhatian banyak mahasiswa tersebut merupakan kebijakan universitas, bukan fakultas, dalam hal ini bukan kebijakan dari birokrasi FPIK.

“Gerbang tersebut merupakan milik dan kebijakan Universitas bukan Fakultas, jalur tersebut ditutup demi terciptanya keamanan dan kenyamanan mahasiswa.” Tulis OA BEM FPIK saat merilis hasil audiensi dengan pihak Kemahasiswaan pada tanggal 07 Oktober 2016.

Lebih lanjut, dalam rilis tersebut juga dijabarkan faktor kenapa gerbang ditutup permanen.

“Kenapa harus permanen? Karena dahulu gerbang tersebut sempat dirusak dan dibuka paksa dengan cara digergaji oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga untuk mencegah hal yang sama terjadi, gerbang ditutup permanen.” Tambah dalam rilis tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, penutupan gerbang Undip-Jurang Belimbing menjadi perhatian banyak mahasiswa. Akibat penutupan permanen ini, jarak tempuh pulang-pergi kuliah mahasiswa, terutama yang bermukim di Jurang Belimbing menjadi lebih jauh dari biasanya. (KUC/OA BEM FPIK UNDIP)

- Ringan Mencerdaskan -

Delegasi Psikologi Undip Juara 2 Debat PsyOn Binus University


JAKARTA (KampusUndip.com) – Delegasi Universitas Diponegoro kembali berhasil menorehkan gelar juara dalam kompetisi debat nasional antar perguruan tinggi di Indonesia.

Prestasi kali ini datang dari ajang lomba debat PsyOn yang digelar di Binus University pada 20-21 Oktober 2016 lalu.

Seperti dilansir situs psikologi.undip.ac.id, Tim Psikologi Undip yang diwakili 3 mahasiswa, yakni Valentino Marcel Tahamata (2014), Rosta Rosalina (2014), dan Fairuziah Najla (2015) berhasil menyabet juara 2 dalam ajang tersebut.

Raihan ini pun kembali menambah pundi-pundi prestasi yang diraih civitas akademika Undip sepanjang tahun 2016. (KUC/Foto : IG Psyon_2016)

#UndipPrestatif
- Ringan Mencerdaskan -

Tampil Perdana, Undip Tembus 4 Besar Nasional K2R ITB


BANDUNG (KampusUndip.com) – Sebuah hasil manis diraih wakil Undip dalam debutnya di Kompetisi Konstruksi Ramping Pertama (K2R 1.0) yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan didukung oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementrian PUPR.

Seperti dilansir situs resmi Undip, tim yang diketuai oleh Taufiq Fitrianto (mahasiswa S2 Teknik Sipil) dan beranggotakan Emir Hartri Putra, Aulia Hashemi Farisi, Moch. Bayu Erwinsyah, Imam Hadrazi Baihaki, Ambarisqia Dining Dwifa dan Desi Marantika (mahasiswa S1 Teknik Sipil) ini berhasil menduduki peringkat empat dalam kompetisi skala nasional yang baru pertama kali diadakan di Indonesia. Pencapaian tersebut tidak lepas dari bimbingan serta arahan para dosen pembimbing yaitu Dr. Jati Utomo D.H., Riqi Radian, Ferry Hermawan.

Kompetisi yang dilaksanakan di gedung CIBE ITB, pada tanggal 1 – 2 Oktober 2016 ini secara umum bertujuan untuk memperkenalkan konsep dan teknik Konstruksi Ramping seperti Last Planner System, Collaborative Pull Planning dan Production Evaluation & Planning kepada mahasiswa dengan menggunakan blok – blok permainan LEGO dalam simulasi proyek konstruksi. (undip.ac.id/JUDH/FT)

#UndipPrestatif
- Ringan Mencerdaskan -

AIESEC Undip Inisiasi Gerakan Dukung SDGs di Kota Semarang


Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan hasil inisasi Perserikatan Bangsa Bangsa pada 25 September 2015 yang bertujuan untuk membahas agenda pembangunan berkelanjutan baru dalam kurun waktu 15 tahun ke depan. 193 pemimpin negara berkumpul dan bersepakat dalam Sustainable Development Summit untuk mewujudkan 17 tujuan global dengan tujuan menghapuskan kemiskinan, melindungi bumi dari ancaman perubahan iklim dan memastikan kehidupan yang lebih sejahtera bagi semua orang. Pemerintah dunia mengajak seluruh anggota masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mendukung dan mewujudkan tujuan global ini agar dapat benar-benar terwujud di tahun 2030.

Perserikatan Bangsa Bangsa dan AIESEC.
Di bulan November 2015, Perserikatan Bangsa Bangsa mengajak AIESEC yang merupakan representatif pergerakan anak muda terbesar di dunia, untuk bersama-sama menginisiasi suatu gerakan yang bernama Youth for Global Goals. Gerakan ini bertujuan untuk memperkenalkan SDGs kepada anak-anak muda serta mengajak anak-anak muda untuk turut berpartisipasi dalam mewujudkan SDGs. Youth for Global Goals terbuka bagi seluruh anak muda yang ingin menjadi gerakan global ini.

Di Indonesia, gerakan Youth for Global Goals akan secara resmi diluncurkan serentak di 11 kota besar di Indonesia dan salah satunya adalah Semarang.





Semarang Walk for SDGs merupakan kegiatan campaign yang terdiri dari kegiatan Funwalk, Pengenalan SDGs, Game, dan Photo Competition  yang akan diselenggarakan pada:

Hari, tanggal: Minggu, 25 September 2016
Pukul: 06:00 WIB
Tempat: CFD Simpang Lima, Semarang. (Depan Bank Mandiri)


Untuk itu dengan penuh semangat untuk berkolaborasi, kami mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Semarang untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dan bersama-sama menjadi bagian dari gerakan Youth for Global Goals di Semarang. 

Mahasiswa Undip Juara 3 Karate Rektor Cup UIN Walisongo 2016


SEMARANG (KampusUndip.com) – Mahasiswa Undip kembali meraih gelar juara dalam ajang olahraga mahasiswa antar perguruan tinggi di Indonesia.

Kali ini datang dari ajang Rektor Cup VII tahun 2016 yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang.

Seperti dilansir OA HMJIP Undip Oktober 2016, mahasiswa bernama Dhiemas Bayu Abilawa (IP 2015), sukses menyabet Juara 3 Karate kelas +84kg Putra U-21 dalam ajang tersebut.

Raihan ini pun kembali menambah prestasi Undip yang diraih sepanjang tahun 2016. (KUC/Foto : OA HMJIP Undip)

#UndipPrestatif
- Ringan Mencerdaskan -

Rektor : Saya Berharap ‘Undip Bersholawat’ Tiap Tahun Harus Ada


SEMARANG (KampusUndip.com) – Acara ‘Undip Bersholawat’ perdana sebagai salah satu rangkaian dari Dies Natalis Undip ke-59 telah dilaksanakan pada Kamis malam, 20 Oktober 2016.

Dalam acara yang digelar Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) dengan panitia gabungan di Stadion Universitas Diponegoro tersebut, rektor Undip Prof Yos Johan Utama turut hadir dan berkesempatan memberi sambutan.

Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi kinerja panitia dalam melaksanakan acara ‘Undip Bersholawat’ yang baru pertama kali digelar ini. Beliau pun berharap tiap tahun acara tersebut harus ada.

“Saya berharap acara ini tiap tahun harus ada,” ujar Prof Yos.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam kegiatan puncak yang digelar di Stadion Kampus Undip Tembalang ini, kurang lebih sekitar 5 ribu jama’ah meramaikan acara ‘Undip Bersholawat’ dari berbagai pelosok daerah. Hal itu berdasarkan laporan ketua panitia pelaksana yang disampaikan di hadapan para jama’ah yang hadir.



Mengusung tema “Pangeran Diponegoro Teladan untuk membentuk jiwa Nasionalis-Religius”, acara ‘Undip Bersholawat’ selain diisi dengan do’a dan sholawatan, juga terdapat pembacaan naskah Pancasila serta lantunan Mars Undip.

Di akhir sambutannya, Prof Yos berharap Undip bisa menjadi kampus yang ‘munawarah’.

“Undip yang didasarkan religious, insya Allah menjadi Undip yang munawarah,” tambah rektor. (KUC)

- Ringan Mencerdaskan -

2 Pasang Calon Diminta Pelajari AD-ART BEM Undip. Ini Sebabnya


SEMARANG (KampusUndip.com) – Kampanye Pemilihan Umum Raya (PEMIRA) Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM Undip 2017 resmi dimulai pada Jum’at sore, 21 Oktober 2016.

Bertempat di Open Theater Fakultas Teknik, kedua pasang kandidat berkesempatan menyampaikan visi-misinya di hadapan mahasiswa Teknik.

Pasangan nomor urut 1 Jadug-Aang mengusung visi terwujudnya BEM Undip 2017 sebagai inisiator karya dan menjadi pelita untuk Undip dan Indonesia. Sedangkan nomor pasangan nomor urut 2, Dzakki-Arif memiliki visi aksi gotong royong Undip pemantik perubahan bangsa.

Saat memasuki sesi tanya jawab pasca penyampaian visi-misi, salah satu Panelis, saudara Austin, meminta kedua pasang calon untuk membaca dan mempelajari tentang AD-ART (Anggaran Dasar-Anggaran Rumah Tangga) BEM Undip.

Hal tersebut lantaran saat ditanya panelis seputar AD-ART BEM Undip, kedua pasangan mengaku belum membacanya. Padahal keduanya telah mencalonkan diri untuk mengisi kursi BEM Undip 1 dan 2.

“Sangat fatal jika sudah mencalonkan diri, tapi belum tahu (AD-ART BEM Undip-red)…” ujar saudara Austin selaku panelis 1.

Menanggapi hal ini, ia pun menghimbau kepada kedua pasang calon untuk segera membaca dan mempelajari AD-ART BEM Undip selagi masih banyak fakultas yang belum dikunjungi dalam rangka kampanye PEMIRA. (KUC)

#KawalPEMIRAJilid2

- Ringan Mencerdaskan -

Delegasi Undip Juara 3 Lomba Rancang Bangun Mesin BKSTM ITB


BANDUNG (KampusUndip.com) – Delegasi Undip kembali meraih gelar juara dalam kompetisi mahasiswa antar perguruan tinggi di Indonesia.

Kali ini datang dari Lomba Rancang Bangun Mesin BKSTM VI yang berlangsung di Institut Teknologi Bandung (ITB) awal Oktober 2016 lalu.

Seperti dilansir OA HMM Undip, tim delegasi berhasil menyabet juara 3 dalam ajang tersebut. Mereka adalah Urip Kurniawan, Aditya Ispramudita, dan Bimo Prasetyo.

Raihan ini pun kembali menambah prestasi Undip yang diraih sepanjang tahun 2016. (KUC/Foto : OA HMM Undip)

#UndipPrestatif
- Ringan Mencerdaskan -

Soal Visi-Misi BEM Undip, Jadug Butuh 5 Malam, Dzakki Bermula Dari Obrolan Burjo

Kampanye PEMIRA 2016

SEMARANG (KampusUndip.com) - Kampanye perdana Pemilihan Umum Raya (PEMIRA) Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM Undip 2017 akhirnya dimulai pada Jum’at sore, 21 Oktober 2016.

Bertempat di Open Theater Fakultas Teknik, kedua pasang kandidat berkesempatan menyampaikan visi-misinya di hadapan para mahasiswa Teknik.

Pasangan nomor urut 1 Jadug-Aang mengusung visi terwujudnya BEM Undip 2017 sebagai inisiator karya dan menjadi pelita untuk Undip dan Indonesia. Sedangkan nomor pasangan nomor urut 2, Dzakki-Arif memiliki visi aksi gotong royong Undip pemantik perubahan bangsa.

Dalam pemaparannya, Calon Ketua BEM Undip 2017 nomor urut 1, Jadug, mengaku dirinya butuh 5 malam untuk menyusun visi-misinya. Ia menambahkan, dirinya dibantu rekannya dan beberapa kali melakukan revisi visi-misi supaya benar-benar cocok dengan yang diharapkan.

“5 malam ya, bukan 5 hari. Kalau siang kan buat kuliah,” ujarnya.

Lalu, bagi Calon Ketua BEM Undip 2017 nomor urut 2, Dzakki, mengaku dirinya membuat visi-misi berawal dari obrolan burjo yang diambil langsung dari kawan-kawan yang memiliki harapan untuk Undip ke depan.

“Kita sadari betul. Karena visi yang kami buat ini, langsung saya ambil dari aspirasi-aspirasi dari kawan-kawan,” paparnya.

Berikut adalah visi-misi kedua pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM Undip 2017 :

No. Urut 1 JADUG-AANG
Visi :
Terwujudnya BEM Undip 2017 sebagai inisiator karya dan menjadi pelita untuk Undip dan Indonesia
Misi :
1. Membangun semangat pengabdian dengan penuh kebanggaan bagi pengurus dan anggota BEM Undip
2. Membangun media sebagai pendorong perbaikan pekerti, pemertajam piker, dan penggerak aksi
3. Mewujudkan BEM Undip sebagai rumah saran dan aduan, pelayanan serta pengembangan mahasiswa
4. Terdekat dengan masyarakat, terdepan dalam kajian, dan terluas dalam jaringan hingga ASEAN
5. Menciptakan suasana kampus yang kondusif dalam pengembangan prestasi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional

No. Urut 2 DZAKKI-ARIF
Visi :
Aksi gotong royong Undip pemantik perubahan bangsa
Misi :
1. Sebagai pelopor pengabdian masyarakat berbasis humanopolistik serta memantik rasa kepedulian mahasiswa terhadap isu-isu nasional dan internasional
2. Sebagai katalisator pengembangan mahasiswa dalam segi karakter, keilmuan, dan minat bakat
3. Sebagai mediator aspirasi mahasiswa dan penyelarasan arah gerak lembaga mahasiswa internal kampus demi tercapainya fungsi pelayanan yang optimal
4. Sebagai fasilitator relasi dan kemitraan serta pengembangan kewirausahaan
5. Penguatan internal pengurus BEM Undip 2017 dengan mengedepankan penanaman etika, tanggungjawab moral, dan semangat juang

(KUC) #KawalPEMIRAJilid2

- Ringan Mencerdaskan -

5.000 Jama’ah Ramaikan Acara ‘Undip Bersholawat’


SEMARANG (KampusUndip.com) – Universitas Diponegoro menggelar acara ‘Undip Bersholawat’ sebagai salah satu rangkaian dari Dies Natalis Undip ke-59 pada Kamis malam, 20 Oktober 2016.

Acara ini merupakan yang perdana digelar dan dikoordinatori oleh Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Undip beserta panitia pelaksana lainnya.

Dalam kegiatan puncak yang digelar di Stadion Kampus Undip Tembalang ini, kurang lebih sekitar 5.000 jama’ah meramaikan acara ‘Undip Bersholawat’. Hal itu berdasarkan laporan ketua panitia pelaksana yang disampaikan di hadapan para jama’ah yang hadir.

Turut hadir pula dalam acara ini Rektor Undip Prof Yos Johan Utama dan jajarannya bersama sejumlah habib dan kyai di panggung utama.





Dasar dan tujuan diselenggarakannya acara ‘Undip Bersholawat’ ini adalah dalam rangka wujud cinta kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam, serta rasa cinta terhadap almamater dan bangsa.

Mengusung tema “Pangeran Diponegoro Teladan untuk membentuk jiwa Nasionalis-Religius”, acara ‘Undip Bersholawat’ selain diisi dengan do’a dan sholawatan, juga terdapat pembacaan naskah Pancasila serta lantunan Mars Undip.

Jama’ah yang hadir dalam acara ini tidak hanya datang dari kalangan mahasiswa dan dosen saja, tapi juga masyarakat sekitar kampus dan juga dari luar daerah. (KUC)

- Ringan Mencerdaskan -

FSM Undip ‘Venue’ Tuan Rumah Olimpiade Diponegoro Cabang Voli

Olimpiade Diponegoro 2016 Undip Voli

SEMARANG (KampusUndip.com) – Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Undip mendapat kehormatan menjadi tuan rumah dalam pembukaan ajang pesta olahraga Olimpiade Diponegoro 2016 untuk cabang lomba voli bulan Oktober.

Cabang lomba voli diikuti oleh seluruh perwakilan fakultas di Undip. Masing-masing ada tim/kelompok putra dan putri.

Olimpiade Diponegoro adalah ajang olahraga antar mahasiswa lintas fakultas di Undip yang berada dikoordinatori oleh Bidang Minat dan Bakat BEM Undip untuk mencetak bibit-bibit mahasiswa yang unggul dalam bidang olahraga.

Hingga berita ini diturunkan, cabang lomba voli sudah memasuki tahap menuju semifinal yang akan digelar akhir Oktober 2016. (KUC)

- Ringan Mencerdaskan -

Semnas MDC Undip : Takutlah Dengan Laut Tanpa Hiu, Bukan Takut Dengan Hiu

Semnas MDC Undip

SEMARANG (KampusUndip.com) - Marine Diving Club (MDC) Universitas Diponegoro mengadakan seminar nasional yang bertemakan “Conservation of Shark and Manta Ray in Central Java” di Auditorium FPIK Kampus Undip Tembalang, Semarang (1/10). Tujuan utama diadakanya acara ini adalah untuk mengenalkan kepada mahasiswa akan pentingnya konservasi bagi hiu dan ikan pari manta yang kian hari kian menyusut jumlahnya diakibatkan dari penangkapan secara besar-besaran.

Seminar yang juga didukung oleh NGO WWF- Indonesia ini menghadirkan empat pembicara diantaranya Dharmadi (Peneliti Balitbang Kelautan Perikanan), Syamsyul Bahri Lubis (KKHL – KKP), Dwi Ariyoga (Koordinator baycatch dan Sharks – WWF Indonesia) dan Nadine Chandrawinata (Aktifis Lingkungan – Seasoldier) dan dihadiri oleh sekitar 200 peserta seminar.

Dalam paparannya Dharmadi menjelaskan, dari 509 jenis hiu di seluruh dunia, sebanyak 150 jenis hiu dalam kategori terancam hingga mendekati kepunahan. Data dari FAO secara global, saat ini resiko kepunahan dari tiga perempat populasi hiu dan pari pelagis meningkat sebagai akibat dari penangkapan yang berlebih (Over Fishing). Selain itu, biologi reproduksi hiu yang lambat juga menjadi salah satu faktor. Hal ini tentunya menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia, melihat tentunya Indonesia merupakan salah satu suaka terbesar untuk Hiu maupun Pari Manta.

“Satu kasus Hilangnya hiu sebagai predator puncak di perairan Karibia mengakibatkan meningkatnya populasi ikan-ikan herbivora dan omnivora di lokasi tersebut yang mengakibatkan vegetasi di laut menjadi berkurang sehingga ikan-ikan yang masih muda (juvenil) dan biota bentik lainnya kehilangan makanan dan tempat perlindungannya. Hal ini akhirnya berdampak pada kolapsnya ekosistem terumbu karang tersebut,” Papar Dharmadi.

Syamsul Bahri (Direktorat KKHL – KKP) mengutarakan fakta-fakta yang terjadi di Indonesia mengenai Hiu dan Pari Manta, yakni di perairan Indonesia tercatat 117 jenis Hiu, 101 jenis Pari dan 3 jenis Hiu Hantu, Indonesia termasuk kedalam 5 negara produksi Hiu dan Pari terbesar di dunia, penangkapan hiu sebagai sumber pendapatan masyarakat walaupun sebagian besar hiu tertangkap sebagai bycatch (tangkapan samping), sehingga muncul kekhawatiran ancaman kepunahan hiu dan pari jenis tertentu.

“Sentra produksi perikanan hiu di Indonesia diantaranya pada daerah Sibolga (Sumut), Muara Baru, Muara Angke (Jakarta), Pelabuhan Ratu (jabar), Cilacap (Jateng), Prigi (Jatim), Surabaya (Jatim), Benoa(bali), Tanjung Luar (NTB), dan Kupang (NTT) “ paparnya.

“Arah kebjakan utama pengelolaan hiu dan pari di Indonesia diantaranya memperkuat basis data perikanan hiu nasional, menyiapkan regulasi perlindungan jenis hiu rawan terancam punah, perlindungan habitat penting melalui penetapan kawasan konservasi, pengurangan by-catch hiu pada perikanan tuna, sosialisasi pembinaan dan penyadaran masyarakat, pengaturan pemanfaatan/peredaran, serta pengurangan paktek finning” jelasnya lebih lanjut.





Adapun strategi dan rencana aksi nasional pengelolaan (NPOA) hiu dan pari 2016 – 2020 yaitu menyusun dan mengimplementasikan regulasi nasional untuk mendukung pengelolaan berkelanjutan sumber daya hiu dan pari, melakukan review status perikanan hiu pada level nasional, regional, dan internasional, penguatan data dan informasi perikanan hiu/pari, pengembangan penelitian hiu/pari, penguatan upaya perlindungan hiu/pari jenis tertentu yang rawan dan terancam punah, penguatan langkah-langkah pengelolaan, penyadartahuan tentang hiu/pari, penguatan kelembagaan, dan peningkatan kapasitas SDM.

Wisata Hiu, Solusi atau Ancaman ?

“Di Indonesia, seekor hiu yang dibiarkan hidup untuk menjadi obyek wisata bahari bisa memberikan sumbangan devisa sebesar Rp. 300 juta sampai dengan 1,8 miliar per tahun atau setara dengan Rp. 18 miliar selama ikan itu hidup,“ Dharmadi menjelaskan dalam penutup paparannya.

Artinya selain hiu dapat dimanfaatkan dengan cara ditangkap, sisi lain hiu dalam keadaan hidup memberikan dampak ekonomi yang cukup besar.

Dwi Ariyoga (WWF-Indonesia) menjelaskan aspek pengelolaan untuk wisata hiu supaya praktik wisata bahari hiu ini menjadi sebuah solusi untuk upaya pelestarian dan teteap menghasilkan nilai ekonomi. 

“Tidak dipungkiri dengan adanya praktik wisata hiu ini juga memberikan dampak negatif jika promosi wisata tidak diiringi kesiapan pegelolaan, kemudian kurangnya pemahaman terkait interaksi satwa dan memproduksi sampah “ Papar Dwi dalam presentasinya.

“Terdapat diantaranya beberapa aspek untuk penguatan tata kelola wisata hiu dan manta, dimulai dari identifikasi lokasi (spot), studi carrying capacity, pengaturan wisata dan promosi serta monitoring evaluasi. Supaya praktik wisata hiu ini menjadi sebuah solusi untuk ancaman hiu itu sendiri dan menekan eksploitasi yang melebihi batas “ jelasnya lebih lanjut.

Pada seminar ini juga turut dihadirkan public figure yang juga sebagai aktivis lingkungan Nadine Chandrawinata yang mengajak pada peserta seminar untuk dapat melakukan aksi-aksi kecil dengan lewat slogan Start with One Thing.




“Banyak yang dapat kita lakukan baik jika kita menjadi seseorang yang langsung berpartisipasi dalam wisata bahari maupun tidak. Kita harus menjadi wisatawan yang cerdas dengan mengetahui dan belajar menghargai keberadaan mereka (hiu/pari). Dengan memilih operator wisata yang memahami dan menjalankan Code of conduct, yang memahami tata cara berinteraksi dengan satwa, mengurangi dan tidak membuang sampah dan sembarangan, tidak membeli produk turunan satwa, dan masih banyak lagi yang dapat kita lakukan untuk menekan masalah lingkungan ini. Kita pun wajib melakukan praktik-praktik ramah lingkungan dalam kebiasaan sehari-hari, misal untuk mengurangi produksi sampah, serta bantu menyuarakan baik secara langsung maupun melalui media sosial untuk perlindungan hiu dan pari manta,“ ajak Nadine dengan tegas.


Menurut penuturan Uti selaku salah satu panitia, peserta sangat antusias dalam mengikuti jalanya acara, dibuktikan dengan berbagai pertanyaan yang banyak diajukan kepada para narasumber. Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, untuk beberapa peserta yang beruntung mereka mendapatkan sebuah dorprize yang diberikan oleh Nadine Candrawinata disela sesi materinya. (KUC/Jibriel/Nurul)