Wapeala Undip Juara 2 Lomba SRT Tingkat Nasional


SEMARANG (KampusUndip.com) – Mahasiswa Pencinta Alam (Wapeala) Universitas Diponegoro berhasil menyabet Juara 2 dalam lomba SRT (Single Rope Technique) “Mapalast SRT Competition IV” tahun 2016.

Mapalast SRT Competition adalah sebuah kegiatan 2 tahunan dari Unisbank Semarang yang memadukan olahraga, akademik, dan kepedulian lingkungan. Selain lomba SRT juga diselenggarakan Seminar Nasional dengan fokus bahasan Kawasan Karst (kapur) Gombong yang mulai tersentuh oleh pabrik Semen.

Perlombaan yang diadakan selama 2 hari (27-28 Agustus 2016) di Kampus Unisbank Semarang telah menyedot 80 peserta dari berbagai wilayah, yaitu Palembang, Banjarmasin, Jakarta, Surabaya, Jogja, Semarang, dan masih banyak lagi. Delapan puluh peserta tersebut terbagi dalam kategori mahasiswa putra/putri, dan pelajar putra/puri. Mapalast sebagai penyelenggara bekerjasama dengan beberapa Mapala dan ASC (Acyntyacunyata Speleological Club).

Dilansir situs resmi www.undip.ac.id, WAPEALA UNDIP mengirim 3 orang peserta Heharero Tesar (FISIP 2015), Annisa Chairany (FEB 2014), dan Nur Anisa (FSM 2015).

Nur Anisa Mahasiswa FSM UNDIP 2015 jurusan Matematika asal Temanggung sebagai satu-satunya perwakilan WAPEALA yang lolos tahap penyisihan yang menyisakan 16 peserta. Walaupun catatan waktu 10’35”20 pada babak penyisihan tidak terlalu menonjol, tetapi Nur Anisa yang kerap disapa “Upin” dapat bertahan hingga babak final. Pada babak semi final, Nur Anisa berhadapan dengan Aoda Putri Rosdiana dari Wapalhi Polines. Sedangkan pada babak final perebutan juara 1, Nur Anisa berhadapan dengan Ayuni Wulandari dari Mapa Gunadarma, Jakarta. Ayuni Wulandari yang kerap disapa “Cen cen” adalah juara bertahan pada MSC III 2014 dan Rimpala SRT Competition yang diselenggarakan Fakultas Kehutanan IPB.

Pada awal pertandingan perebutan juara 1, Nur Anisa dapat mengimbangi Ayuni dalam menaiki lintasan vertikal. Namun, pada detik detik terakhir Nur Anisa tertinggal dalam pemasangan jalur turun. Bagi Nur Anisa yang masih menjadi anggota termuda Wapeala, pencapaian ini merupakan pencapaian luar biasa. Itu semua berkat dukungan dari ALB (Anggota luar biasa) Wapeala yang telah mendidik Nur Anisa dari 4 bulan yang lalu. Bagi Nur Anisa, kuncinya adalah jangan panik, fokus, dan yakin. Namun, satu hal yang menjadi kekurangannya adalah olahraga yang kurang.

Setelah memenangkan perlombaan ini, Nur Anisa juga akan menjadi delegasi atlet UNDIP dalam Ekspedisi eksplorasi dan pendataan kawasan Karst Manusela. Nama kegiatan ini adalah “Diponegoro Moluccas Expedition” yang berlokasi di kawasan Api Lima, Taman Nasional Manusela, Pulau Seram, Provinsi Maluku. (KUC/wbn/undip.ac.id)

#UndipPrestatif
- Ringan Mencerdaskan -