Rektor di Luar Negeri, Keputusan UKT-SPI Undip Tunggu Seminggu Lagi

Aksi Tolak Kenaikan UKT dan SPI Undip

SEMARANG (Kampusundip.com) – Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Undip harus lebih bersabar untuk mengetahui keputusan mengenai tuntutan mereka saat menggelar aksi menolak kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan pengadaan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) serta transparansi dana pada Selasa, 5 April 2016 di Widya Puraya Kampus Undip Tembalang, Semarang.

Hal itu lantaran rektor Undip Prof. Yos Johan Utama selaku pengambil kebijakan sedang berada di luar negeri, tepatnya di Perancis untuk menghadiri sebuah undangan. Perwakilan rektorat yang hadir menemui mahasiswa mengaku mereka hanya bertindak sebagai pelaksana teknis, bukan pengambil kebijakan. Atas hal ini, perwakilan rektorat bersedia menampung aspirasi mahasiswa dan akan menyampaikannya kepada rektor pada Senin (11/4).

“Saya bisa menyampaikan ke pak rektor Insya Allah Senin depan (11 April 2016-red),” Ujar Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan Undip dihadapan para peserta aksi yang membanjiri kompleks Widya Puraya.

Mendengar penyataan tersebut, beberapa peserta aksi sempat kecewa bahkan ada yang meminta agar pihak rektorat menelpon rektor langsung. Meski demikian, situasi bisa dikondisikan dan para peserta aksi akhirnya sepakat akan menunggu keputusan tersebut seminggu lagi.

“Kita tunggu nanti pada hari Senin. Lalu hari Selasa, minggu depan (12 April 2016-red) kita datang lagi ke sini untuk melihat pak rektor berbicara. Setuju?” Ujar komando aksi yang kemudian disetujui oleh massa. (KUC)

- Ringan Mencerdaskan -