Menristekdikti : Kuliah S2 Cukup 36 SKS, Doktor 42 SKS

Kampusundipcom

SEMARANG (kampusundip.com) – Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) M. Nasir menyatakan program Strata Dua (S2) kini cukup ditempuh dengan 36 SKS (Satuan Kredit Semester).Perubahan minimal SKS ini untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi lulusan S2 perguruan tinggi.

“Dari dulunya program S2 harus menempuh 72 SKS, kemudian berjalan menjadi 44 SKS. Sekarang, cukup hanya 36 SKS,” Kata Muhammad Nasir saat meresmikan kampus baru Universitas PGRI Semarang sebagaimana dikutip situs Antara (23/1).

Menurut M. Nasir, program S2 ditujukan untuk menghasilkan lulusan yang secara eksperimental dan empirik bisa menerapkan metodologi-metodologi sesuai bidang ilmu.

“Kemudian, bagaimana lulusan S2 mampu mempublikasikan hasilnya itu di jurnal yang terakreditasi maupun jurnal internasional. Itu yang penting. Outputnya menuju ke sana,” imbuhnya.

Ia mempersilahkan perguruan tinggi memberlakukan kebijakan 36 SKS mulai sekarang sehingga kualitas SDM dan lulusan semakin berkembang.

“Sebenarnya bukan memperpendek SKS, bukan itu. Saya hanya ingin jumlah SKS tidak terlalu banyak, namun substansinya yang penting harus tetap dijaga untuk mencapai kualitas,” tambah Nasir.

Nasir pun juga mempersilahkan perguruan tinggi yang ingin menerapkan minimal 44 SKS, 50 SKS, atau 60 SKS. Yang pasti ia menganggap 36 SKS sudah cukup untuk mengembangkan SDM dan lulusan berkualitas.

Selain itu, sebagaimana dilansir Antara mantan rektor Undip ini juga menambahkan bahwa program Doktor cukup 42 SKS.

“Doktor juga cukup 42 SKS, bukan lagi 72. Tujuan doktor, disamping menguasai filosofi sains atau filsafat keilmuan di bidang ilmunya masing-masing, kan juga untuk output publikasinya,” Ujarnya. (KUC)

- Ringan Mencerdaskan -