Yanfa’uni Ade Terpilih Sebagai MWA Unsur Mahasiswa Pertama di Undip


SEMARANG (kampusundip.com) – Teka-teki siapa yang akan mewakili lebih dari 40.000 mahasiswa Universitas Diponegoro dalam Majelis Wali Amanat (MWA) akhirnya terjawab sudah.

Adalah Yanfa’uni Ade Pradena (Ade), mahasiswa asal Fakultas Teknik angkatan 2012 itu akhirnya dinobatkan sebagai Majelis Wali Amanat Unsur Mahasiswa (MWA UM) pertama sepanjang sejarah berdirinya kampus ber-icon Pangeran Diponegoro ini.

Ade terpilih usai mendapatkan total 7 suara dari 2 tahap pemilihan dari Tim Pemilih yang terdiri dari perwakilan BEM Undip, SM Undip, UKM, Mahasiswa S2, S3 dan perwakilan masing-masing fakultas yang seluruhnya memiliki hak 1 suara.

Pemilihan MWA UM yang digelar pada Senin, 21 Desember 2015 di Student Center Kampus Undip Tembalang ini berlangsung dalam 2 tahap. Selain Ade, ada 2 calon lainnya yakni Naufal Thaha (Fakultas Ekonomika dan Bisnis 2012), dan Firdaus Silabi Al-Attar (Fakultas Hukum 2013).

Pada tahap pertama, Ade dan Thaha mendapatkan masing-masing 5 suara. Sedangkan Firdaus memperoleh 2 suara. Ade dan Thaha yang memiliki jumlah suara terbanyak dan jumlahnya sama kemudian mengikuti tahap pemilihan kedua.

Dalam tahap pemilihan kedua ini, Ade akhirnya keluar sebagai pemenang setelah mendapatkan 2 suara tambahan (total 7 suara). Sedangkan kompetitornya, Thaha, masih dengan 5 suara.

Dengan hasil ini, Ade akan mewakili aspirasi lebih dari 40.000 mahasiswa Undip dan berhak mengikut rapat yang digelar MWA yang akan mempertemukan rektor dan sejumlah petinggi birokrasi Undip dalam menentukan kebijakan kampus. Ade bahkan punya kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan pejabat sekaliber orang nomor 1 di Jawa Tengah, gubernur Ganjar Pranowo yang juga masuk dalam susunan MWA Undip.

Sebagaimana yang diketahui, MWA adalah salah satu struktur yang harus dibentuk sebagai salah satu syarat Undip yang akan menjadi PTN BH (Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum) yang ditargetkan mulai berlaku pada awal tahun 2016. (KUC)

#KawalPEMIRA

- Ringan Mencerdaskan –