Ditantang Jika Tak Tepati Janji di FIB, Kedua Calon : Sekalian Saja di Semua Fakultas


SEMARANG (kampusundip.com) – Kedua pasangan calon BEM Undip 2016 Hafiz-Eko dan Fawas-Luthfi kembali mendapat tantangan tatkala berkampanye di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) pada Selasa, 8 Desember 2015.

Dalam kampanye PEMIRA Undip edisi ke-7 yang berlangsung di Joglo FIB ini, kedua pasangan calon mendapat tantangan dari Ketua BEM FIB Rheyno, yang pada saat itu juga bertindak sebagai panelis ketiga.

Rheyno menantang kedua pasangan calon untuk membuat surat pernyataan yang berisi Fakultas Ilmu Budaya berhak menentukan sikap jika kedua pasangan calon tidak bisa menepati janji yang disampaikan selama kampanye PEMIRA.

Bahkan, agar bersifat resmi dan berbadan hukum, Rheyno mengharuskan surat pernyataan disertai materai.

Calon Ketua BEM Undip nomor urut 1 Hafiz Darus menanggapi tantangan itu dengan mengatakan sekalian saja hal ini diberlakukan di semua fakultas.

“Sekalian saja di semua fakultas kita buat janji seperti itu. Tidak hanya di FIB. Kalau misalnya tidak juga tidak masalah sebenarnya. Karena sudah tercatat semua (hasil program kerja BEM-red) dan nanti Senat yang akan menyelesaikannya dan mengeksekusinya kalau misalnya kita tidak sesuai dengan janji yang kita miliki,” Ujar mantan Ketua BEM FPIK Undip 2015  itu.

Senada dengan Hafiz, Calon Ketua BEM Undip nomor urut 2, Fawas Syaefullah juga mengatakan lebih baik jika diarsipkan di semua fakultas terlebih dahulu.

“Saya juga lebih setuju jika ditiap fakultas diarsipkan terlebih dahulu. Dan kalau misalnya harus menandatanganinya, saya siap!” Jawab mantan Wakil Ketua BEM FISIP Undip 2015 itu. (KUC)

#KawalPEMIRA

- Ringan Mencerdaskan -

LINE : https://line.me/ti/p/%40mfz4715g