Sebelum Menghafal, Kita Harus Cinta dan Tahu Keutamaan Al-Qur’an Terlebih Dahulu


SEMARANG (kampusundip.com) – Itulah salah satu point penting yang bisa dipetik dalam kajian spesial bersama Ustadz Salafuddin Abu Hayyid pada Ahad, 1 November 2015 di Masjid Kampus Undip Tembalang, Semarang dalam rangka pembukaan pre-event Izzati Muslim Fair (IMF) 2015.

Menurut beliau, penting bagi setiap mukmin yang ingin menghafal untuk mencintai Al-Qur’an terlebih dahulu.

“Untuk cinta kepada Al-Qur’an, kita harus tahu keutamaannya terlebih dahulu. Disamping berusaha untuk menghafal,” jelas beliau dalam penyampaian materinya dihadapan peserta kajian.

Singkat cerita, bagaimana seseorang mau bersungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu jika dia saja tidak mencintai apa yang dia lakukan. Begitulah gambaran yang beliau sampaikan.

Ustadz Salafuddin juga menambahkan bahwa banyak keutamaan bagi orang yang punya hafalan Al-Qur’an. Rasul SAW pun dalam sejarahnya mengutamakan orang yang punya hafalan Al-Qur’an lebih banyak. Seperti saat ada sahabat yang meninggal dalam perang. Mereka yang punya hafalan lebih banyaklah yang lebih dahulu dimakamkan.

Hal yang sama juga berlaku ketika siapa yang berhak menjadi imam sholat. Rasul SAW pun mengutamakan orang yang mempunyai banyak hafalan qur’annya.

Dan berikut adalah tips yang diberikan ustadz Salafuddin agar kita mudah dalam menghafal Al-Qur’an dalam penyampaian materinya dihadapan para peserta kajian :

1.    Jangan dipaksa  menghafal jika belum cinta. Maka dibuat cinta terlebih dahulu dengan Al-Qur’an
2.    Ikhlas, tawakal, dan do’a
3.    Tidak banyak alasan
4.    Menguatkan keyakinan dan berpikir positif
5.    Menciptakan suasana yang rileks dan belajar yang ideal
6.    Melakukan visualisasi (berimajinasi, membayangkan hal-hal yang positif terhadap keutamaan Al-Qur’an)
7.    Optimalisasi panca indra. Adapun indra yang paling besar pengaruhnya adalah indra pendengaran. Sebagaimana sahabat dahulu yang mengoptimalkan pendengaran karena belum ada mushaf
8.    Muraja’ah (mengulang-ulang hafalan agar tidak hilang)
9.   Menentukan tujuan dan rencana akhir. (KUC)

- RIngan Mencerdaskan -